Profil Lengkap Irjen (Purn) Johni Asadoma, Bakal Calon Gubernur NTT

  • Whatsapp
Irjen (Purn) Johni Asadoma/dok

Kupang – Puluhan putra terbaik Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyatakan kesediaan mereka untuk maju sebagai calon gubernur periode 2024-2029

Di antaranya ada sosok Irjen (Purn) Drs Johni Asadoma, M.Hum. Jabatan terakhir Irjen Johni di kepolisian ialah Analis Kebijakan Utama Misi Internasional (Misinter) Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri. Sebelum dimutasi kembali ke Mabes Polri, Irjen Johni menjabat Kapolda NTT pada 2022-2023.

Karena itu, masyarakat Nusa Tenggara Timur tentu tidak asing lagi dengan sosok Johni Asadoma. Sejak muda, Johni berkarir di olahraga, khususnya tinju. Dimulai dari meraih medali emas pada Kejuaraan Tinju Kota Kupang pada 1982.

Karirnya terus melejit. Pada tahun yang sama, ia meraih medali emas Kejuraaan Tinju Piala Pandam Udayana di Mataram, SEA GAMES, dan mewakil Indonesia pada Olimpiada Los Angeles 1984. (lihat karir olahraga di bagian bawah tulisan ini)

Tahun 1989, Johni yang lahir pada 8 Januari 1966 ini, masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Selama berkarir di kepolisian, berturut-turut menempuh pendidikan Perguruan Tinggi llmu Kepolisian (PTIK) XXXI tahun 1996, kemudian Sespimpol XXXIX pada 2023, Sespimti pada 2012, dan Police Management Development Program di Australian Institute of Police Management (AIPM), Sidney, Australia pada 2013. Johni sedang menempuh program doktor di Universitas Nusa Cendana Kupang sejak 2019.

Lahir dari Ayah Daniel Asadoma asal Alor dan Ibu Christina Filipina Yacomina Amalo asal Rote, anak k-6 dari 8 bersaudara. ini memulai karir di kepolisian sebagai Komandan Peleton Brimob Kompi 5153-Polda Sulut-Manado pada tahun 1990.

Kemudian menjabat Komandan Kompi 9601-Satuan Brimob Pusat, Jakarta pada tahun 1996, Wadansat Brimob Polda Maluku tahun 1999, dan Danyon C Resimen 1, Korps Brimob Polri tahun 2002. (profil lengkap karir kepolisian, lihat di bawah tulisan ini).

Johni Asadoma bersama istri Vera Christina Sirait dikarunia dua anak yakni Veronica Gabriela Margaret Asadoma, S.Sos, B. Comm lulusan Deakin University di Melbourne, Australia, saat ini tercatat sebagai putra NTT 2024. Kemudian Deaniel Benjamin Asadoma yang masih menempuh pendidikan di salah satu universitas di Australia.

Selama karir di Polri pula, Johni menjalani penugasan di luar negeri sebagai interpol maupun tugas-tugas pengamanan konflik di berbagai negara seperti di daerah konflik Bosnia Herzegovina dan di Darfur, Sudan. (daftar penugasan di luar negeri, lihat di bawah tulisan ini)

Ia tercatat memperoleh belasan penghargaan selama karirnya di Polri, termasuk penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penugasannya di daerah konflik.

Mengapai Johni Asadoma?

Masyarakat Nusa Tenggara Timur tentu bertanya, alasan Irjen (Purn) Johni Asadoma maju sebagai calon gubernur NTT. Hal ini tidak terlepas dari sederet pengalaman di dalam dan luar negeri, dan karirnya yang cemerlang sebagai jenderal polisi.

Johni juga mempunyai kemampuan leadership dan menguasai birokrasi, memiliki visi dan misi yang dapat membawa NTT lebih maju, rendah hati dan dekat dengan rakyat kecil, kreatif dan inovatif.

Ia juga dikenal sebagai pahlawan olahraga, tercatat sebagai putra NTT pertama peraih medali emas tinju di Sea Games Singapore pada tahun 1983 dan menjadi perwakilan Indonesia di Olimpiade Los Angeles pada tahun 1984.  

Karir Olahraga:

1. Medali Emas Kejuaraan Tinju Kota Kupang (1982)
2. Medali emas Kejuraaan Tinju Piala Pandam Udayana di Mataram (1982)
3. Medali Perungu Kejurnas Tinju, Semarang (1982)
4. Medali Emas Kejuaraan Tinju (Pra PON), Lampung (1984)
5. Medali Emas Kejuaraan Internasional Piala Presiden, Jakarta (1984)
6. Mewakil Indonesia di Olimpiada Los Angeles (1985)
7. Wasit Tinju Internasional AIBA
8. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) 2016-2020)

Karir Kepolisian

Irjen (Purn) Johni Asadoma/dok pribadi

1. Komandan Peleton Brimob Kompi 5153-Polda Sulut-Manado pada tahun 1990.
2. Komandan Kompi 9601-Satuan Brimob Pusat, Jakarta pada tahun 1996.
3. Wadansat Brimob Polda Maluku tahun 1999,
4. Danyon C Resimen 1, Korps Brimob Polri tahun 2002.
5. Danyon A Sat Brimob Polda Sumatera Utara (Binjai, 2003)
6. Kapolres Binjai, (Polda Sumatera Utara, 2004)
7. Kabag Kerjasama Pengembangan Kapasitas, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri (2013)
8. Kepala Biro Misi Internasional, Divhubinter, Polri (2016)
9. Wakapolda Sulawesi Utara (2017)
10. Wakapolda NTT (2018)
11. Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri (2020)
12. Kapolda NTT (2022)

Penugasan Luar Negeri

KTT Kepala Polisi PBB di Markas Besar PBB New York, April 2022/dok

1. Comparativee Study on Teror & Riot Control (Taiwan, 1998)
2. United Nations Mission In Bosnia Herzegovina (1999-2000 dan 2021-2022)
3. Senior Crisis Management Course (Washington DC, Amerika, 2006)
4. United Nations African Union Mission in Darfur-Sudan (Sudan, 2008-2009)
5. Asia Pacific Center for Security Studies (APCSS), Advenced Security Cooperation Course (Honolulu, Hawai, USA, 2010)
6. Interpol People Smuggling Conference (Lyon, France, 2010).
7. International Master Class (Amsterdam, Belanda, 2010)
8. FBI Leeda Annual Conference (Nashville, Tennessee, USA (2011)
8.Seminar on Law Inforcement Issues, FBI-INP (California, USA, 2011).
9. Joint Police Cooperation Committee/JPCC, Indonesia-Malaysia (Kuala Lumpur, Malaysia, 2012)
10. Workshop on Cyberia-Identity, Cyberspace and National Security Views on Regional Cooperation (APCSS), (Singapore, 2012)
11.High Level Conference on International Policekeeping in the 21st Century, The Right Capacity for New Challenges, (Berlin, Jerman, 2012)
12. Comparative Study to London Metropolita Police (Inggris, 2013)
14. Foreign Senior Police Officers Course (Jepang, 2014)
15. Forensic Science and Crime Prevention (Korea Selatan, 2014)
16. Konferensi Internasional Tentang Pendidikan Polisi di Negara Konstitusional Demokratis (Bavaria, Jerman, 2015)
17. Regional Conference of Police Academy in Southeast Asia (Bangkok, Thailand, 2015)
18. International Association Chief of Police (Chicago, USA, 2015)
19. Joint Technical Working Group Meeting (Fiji, 2016)
20. Yearly Meeting on Special Committee on Peacekeeping (New York, Amerika, 2016)
21. Follow Up Report of Melanesian Spearhead Goup (MSG) Meeting (Fiji, 2017)
22. Interpol General Assembly in Istambul Turkey (Turkey, 2021)
23. Indonesian National Police Delegation for Handing Over the MoU INP (Beograd, Serbia, 2021)
24. Indonesian National Police Delegation to The 40th Aseanapol Conference in Cambodia (Cambodia, 2022)
25. Human Right Dialogue Between Indonesia-Norwegia (Oslo, 2022). (gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3 comments