Saat Johni Asadoma Jabat Kapolda, 8 Putra-Putri NTT Lolos Seleksi Taruna Akpol

  • Whatsapp
Ilustrasi Akpol/casispolri.id

Kupang – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat mengirim 8 calon taruna (catar) akadami kepolisian (Akpol) pada Juli 2023, yang seluruhnya adalah putra-putri daerah.

Jumlah catar yang dikirim tersebut terjadi di masa kepemimpinan Johni Asadoma sebagai Kapolda NTT Oktober 2022-Desember 2023, dan juga merupakan catar akpol putra-putri NTT terbanyak dalam sejarah Polda NTT. Delapan catar akpol itu terdiri dari 7 pria dan satu wanita.

Dikutip dari digtara.com. sebelum tahun 2023, Polda NTT biasanya hanya mengirim 4-5 Catar Akpol untuk bersaing di tingkat pusat.

Meningkatnya jumlah Catar Akpol yang dikirim pada tahun 2023 tersebut, merupakan buah perjuangan Kapolda NTT saat itu, Irjen Pol Drs Johni Asadoma, MHum.

Awalnya, Polda NTT hanya mendapatkan 6 quota untuk dikirim ke pusat, namun Johni memperjuangkan sehingga ada tambahan 2 kuota lagi.  “Itu (penambahan kuota) saya yang perjuangkan sehingga kita dapat tambahan kuota 2 orang. Tadinya hanya beberapa orang,” tandas jenderal polisi bintang dua ini, Rabu (5/7/2023) seperti dikutip dari digtara.com.

Perjuangan ini dilakukan Kapolda NTT saat ke Mabes Polri agar ada tambahan kuota pengiriman dari Polda NTT.“Saya perjuangkan ke Mabes,” ujar mantan Kadiv hubinter Polri ini.

Kapolda berharap agar para Catar Akpol pengiriman Polda NTT ini tetap belajar dan berlatih saat seleksi tingkat pusat.“Tunjukkan bahwa kita mampu dan bisa. Tetap berlatih dan belajar serta jaga kesehatan agar bisa bersaing di tingkat pusat,” tambahnya

Mantan Wakapolda Sulawesi Utara ini yakin kalau para Catar Akpol pengiriman Polda NTT mampu bersaing dengan calon dari Polda lain. Adapun pendaftar taruna/i Akpol TA 2023 Panda Polda NTT sebanyak 101 orang yakni 90 orang pria dan 11 orang wanita. Hingga saat pengumuman akhir, tersisa 14 orang terdiri dari 12 orang pria dan 2 wanita.

Sedangkan 8 Catar Akpol pengiriman Polda NTT yang lolos adalah.

1. Chestyana Veolin Amalo (asal Kupang Kota)
2. Muhammad Irfan Hidayat (asal Kupang Kota)
3. Zaki Aryasuta Rasendriya (asal Kupang Kota)
4. Pravastara Rampuh Bentar Ginantaka (asal Kupang Kota)
5. Arsenius Madio Juliano Witi (asal Ende)
6. Alpini Philipus Prima Daketi (asal Ngada)
7. Rivald Rahman (asal Kupang Kota)
8. Farhan Rusdiansyah (asal Lembata). (*/sumber digtra)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

2 comments

  1. Tindakan Kapolda NTT ini meresahkan, Bapak KAPOLRI mohon kebijakannya batalkan penerimaan casis akpol dari NTT karna itu penuh dengan mafia penerimaan