Wakil Dubes Australia Sebut Wajah Kota Kupang Sudah Jauh Berubah

  • Whatsapp
Stephen Scott bersama Jefri Riwu Kore/Foto: Humas Kota Kupang

Kupang – Wakil Duta Besar Australia Stephen Scott mengapresiasi pembangunan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Scott menilai pembangunan di Kota Kupang kian menggeliat, kondisi ini berbeda dengan kunjungan perdananya pada 2012. Saat ini Kota Kupang telah memiliki banyak gedung, hotel dan pasar.

Dia menyampaikan hal itu saat kunjungan keduanya ke Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (1/12/2021). Scott bertemu Wali Kota Kupang Jefirstson R. Riwu Kore, Sekretaris Daerah Fahrensy P. Funay, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ernest S. Ludji.

Turut bersama Scott Minister-Counsellor, Home Affairs, Lesley Dalton, Counsellor, Home Affairs, Ben Nicholls dan Second Secretary (Political) Thomas Carr.  Sebelum ke Kupang, Scott dan rombongan berkunjung ke Papua. Mereka berkunjung ke mereka daerah-daerah di Indonesia timur yang saat ini fokus bagi program bantuan pembangunan (aid development program).

Kunjungan kali ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk melihat perkembangan bantuan di lapangan.

Di Kupang, Scott dan rombongan bertemu dengan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan diperkenalkan sejumlah produk olahan khas NTT seperti cokelat, sophia dan moringa yang sudah dikemas lebih bagus, profesional dan menarik.

Baca Juga :  658 Keluarga di TTU Terima Bantuan Listrik Gratis

Mereka juga membahas beberapa hal terkait potensi pariwisata NTT yang dinilai berbeda dari Bali. Mereka juga melihat potensi pengembangan energi terbarukan di NTT.

Pihak Australia juga mengaku terkesan dengan peningkatan pelayanan di Bandara El Tari. Menurutnya dalam pembahasan dengan Gubernur kemarin juga dibahas tentang peluang dibukanya kembali rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin yang sempat terhenti akibat pandemi covid-19.

Dalam kunjungan tersebut perwakilan pemerintah Australia juga membahas tentang penanganan imigran asal Timur Tengah yang saat ini ditampung di Kota Kupang. Juga tentang penanganan illegal fishing oleh nelayan asal NTT yang melanggar batas teritori sehingga harus diamankan oleh otoritas Australia.

Pada kesempatan yang sama Pemerintah Australia juga menawarkan kerja sama beasiswa pendidikan bagi pemuda dan pegawai asal Kota Kupang untuk melanjutkan studi di Australia, juga untuk pelatihan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris serta peluang kerja sama lainnya.

Wali Kota Kupang berterima kasih atas kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Australia hari ini. Mantan Anggota DPR RI itu menyambut baik tawaran kerja sama dari pemerintah Australia, terutama beasiswa bagi para pegawai Kota Kupang yang menurutnya akan segera ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Warga Kota Kupang, Sikka dan Sumba Timur Diminta Taati Aturan PPKM Level 4

Mengenai pembangunan di Kota Kupang, Wali Kota mengakui sebagian besarnya berkat dukungan dari pemerintah pusat, yang dimintanya saat bertemu langsung Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Diakuinya untuk pembangunan tersebut dibutuhkan dana yang cukup besar, sementara anggaran pemerintah daerah Kota Kupang sangat terbatas karena pemangkasan anggaran untuk penanganan covid 19.

Wali Kota menambahkan tentang penanganan imigran di Kota Kupang, diakuinya meski regulasi tidak memungkinkan, namun karena pertimbangan kemanusiaan, Pemerintah Kota Kupang tetap memberi perhatian dan dukungan bagi mereka, terutama soal pendidikan bagi anak-anak kaum imigran serta penanganan kesehatan bagi mereka.

Kunjungan ditutup dengan penyerahan cindera mata antara kedua belah pihak. Scott juga menyerahkan cinderamata berupa plakat berlambang bendera dan logo pemerintah Australia dan dibalas oleh Wali Kota yang menyerahkan kain tenun motif sepe tradisional daerah Kota Kupang kepada masing-masing tamunya tersebut. (PKP_ans/irm)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *