Posisi Direktur Kepatuhan Bank NTT Segera Diisi, Satu Langkah Menuju Bank Devisa

  • Whatsapp
Foto: Humas Bank NTT

Kupang – Setelah lowong tiga bulan, maka jabatan Direktur Kepatuhan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT/Bank NTT), segera diisi.

Kepastian informasi ini disampaikan oleh Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN), Dr. Frans Gana beberapa saat yang lalu di Kupang.

Read More

“Calon direktur kepatuhan sudah selesai dilakukan fit and proter test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kita berharap sebelum akhir tahun sudah keluar hasilnya. Beliau memang bidangnya di Kepatuhan dan selama ini sebagai Kepala Divisi Kepatuhan. Pak Christofel Adoe. Sudah dilakukan berbagai tahapan dan sudah selesai,” demikian Frans Gana.

Komisaris Independen Bank NTT itu mengharapkan agar ketika selesai tahapan ini maka sudah bisa dilantik dan dengan demikian maka struktur badan pengurus pada Bank NTT lengkap. “Nah, ketika sudah lengkap maka bank ini bisa bergerak lebih maksimal mempertahankan predikatnya sebagai bank sehat dan memantapkan langkahnya menuju bank devisa,”tmbahnya.

Baca Juga :  Uang Nasabah Bank NTT Hilang Rp22 Juta

Sementara itu informasi yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa pada Rabu, 29 Desember 2021) akan digelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2021 (RUPS-LB 2021).

Berdasarkan undangan yang diterbitkan, agenda tunggal RUPS LB 2021 ini antara lain Laporan Hasil Persetujuan Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Calon Direktur Kepatuhan PT BPD NTT sesuai Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor SR-321/PB.12/2021 tanggal 20 Desember 2021 dan mengusulkan kepada para Pemegang Saham untuk menetapkan dan mengangkat Direktur Kepatuhan.

Untuk diketahui bahwa setelah melewati proses pada KRN, maka Christofel S. M. Adoe, S.Sos yang selama ini menjabat sebagai Kepala Divisi Kepatuhan Bank NTT, dinyatakan lolos fit and proper test oleh OJK.

Christofel Adoe akan dilantik pada pukul 11.00 Wita di lantai dua ruang rapat asisten gubernur untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Kepatuhan yang lowong sejak RUPS 18 Oktober 2021.

Sebelumnya posisi ini ditempati oleh Hilarius Minggu namun pada RUPS Oktober diputuskan untuk menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional merangkat Direktur Kepatuhan. Dengan dilantiknya Christofel M. Adoe maka struktur badan pengurus pada BPD NTT lengkap, sehingga bank yang memiliki slogan ‘Melayani Lebih Sungguh’ ini akan lebih cepat mengejar predikat sebagai Bank Devisa.

Baca Juga :  Ini Teks Lengkap Pidato Gubernur NTT Sambut HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN), Dr. Frans Gana/Humas Bank NTT

Dalam Prudential Meeting Otoritas Jasa Keuangan dan Bank NTT yang berlangsung virtual pada tanggal 18 Agustus 2021, OJK memaparkan penilaian Risk Based Rating Bank (RBBR) Bank NTT untuk penilaian Semester I-2021, dan Bank NTT dinyatakan sebagai BANK SEHAT.

Dan dalam program strategis Bank NTT di tahun 2023 target bank kebanggaan masyarakat NTT ini harus meraih predikat sebagai Bank Devisa.

Salah satu persyaratan bank devisa adalah tingkat kesehatan bank minimal selama 18 bulan terakhir terjaga. Persyaratan tersebut mengisyaratkan agar Bank NTT tetap menjaga dan mempertahankan diri sebagai Bank Sehat.

Harus diakui bahwa untuk mempertahankannya akan lebih sulit. Namun atas dukungan para pemegang saham, dan seluruh masyarakat NTT maka manajemen sudah menyiapkan langkah-langkah strategis meningkatkan bisnis bank ke depan.

Salah satu peluang tersebut adalah digitalisasi. Saat ini Bank NTT telah berhasil mendigitalisasi operasional 2 (dua) jaringan kantor yakni Kantor Cabang Utama dan Kantor Cabang Khusus. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *