Jakarta – Redaksi Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf terkait sampul laporan utama edisi pekan ini yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, serta kader partai tersebut.
Permohonan maaf itu disampaikan menyusul kedatangan pengurus dan kader Partai NasDem ke kantor Tempo pada Selasa, 14 April 2026, untuk menyampaikan aspirasi mereka atas pemberitaan yang dimuat.
Dalam siaran pers yang dirilis, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menyatakan bahwa pihaknya menghargai langkah Partai NasDem yang menyampaikan keberatan secara langsung.
“Perbedaan perspektif terhadap pemberitaan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi,” demikian pernyataan Tempo lewar siaran pers yang diterima lintasntt.com.
Tempo menegaskan bahwa laporan utama yang dipublikasikan merupakan karya jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi dan disusun sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. Meski demikian, Tempo tetap membuka ruang bagi Partai NasDem maupun pihak lain untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas isi pemberitaan tersebut.
Selain itu, Tempo juga mendorong agar setiap keberatan terhadap produk jurnalistik dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku, yakni melalui Dewan Pers, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Terkait dampak sampul laporan utama yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan kader Partai NasDem, kami meminta maaf,” tulis Tempo dalam pernyataannya.
Pernyataan ini menjadi penegasan sikap redaksi dalam merespons polemik yang muncul sekaligus menjaga ruang dialog dalam praktik jurnalistik yang sehat. (*/gma)














