Korban Tewas Bentrok di Pulau Solor Jadi 3 Orang

  • Whatsapp

 

FOTO: DOK. MI
FOTO: DOK. MI

KUPANG—LINTASNTT.COM: Jumlah korban tewas bentrokan antardesa di Kecamatan Solor Timur (Pulau Solor) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (6/11) bertambah dari sebelumnya dua orang menjadi tiga orang.

Korban terakhir adalah wanita bernama Theresia Bare, 70. Sedangkan dua korban yang dilaporkan sebelumnya adalah Yosef Sino Wotan, 70, dan Petro Ola Ina Koten, 80, perempuan tua yang ditemukan terbakar bersama rumahnya.

Bentrokan terjadi antara warga Desa Lahayong melawan warga Desa Wulublolong memperebutkan lahan yang terletak di perbatasan dua desa tersebut.

Anggota DPRD Flores Timur Safruddin Abas yang dihubungi di lokasi bentrokan mengatakan para korban dievakuasi oleh aparat keamanan dan telah diserahkan kepada keluarga. “Saat ini situasi sudah kondusif dan banyak aparat keamanan berjaga-jaga,” ujarnya.

Baca Juga :  Jual Sabu di Atambua, Mantan Anggota DPRD Ditangkap

Selain tiga korban tewas, bentrokan ini juga mengakibatkan empat orang terluka. Satu korban luka di antaranya berasal dari Desa Wuloblolong bernama Petrus Suku Wotan saat ini dirawat di Rumah Sakit Larantuka, Flores Timur karena menderita luka bacok di perut bagian kanan. Tiga korban luka lainnya berasal dari Desa Lahayong terkena panah di bagian kaki.(GBA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *