Dokter di Kupang Demo, Layanan Rumah Sakit Lumpuh

  • Whatsapp
Demo Dokter
Demo Dokter

KUPANG—LINTASNTT.COM: Lebih dari 100 dokter di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar unjuk rasa, Rabu (27/11).

Aksi itu terkait salah satu rekannya yang terlibat proses hukum di Manado, Sulawesi Utara, yang mengakibatkan seluruh pelayanan di rumah sakit pemerintah itu lumpuh total selama tiga jam.

Ratusan pasien rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit tersebut terpaksa menunggu hingga aksi para dokter berakhir sekitar pukul 10.00 Wita. Aksi dimulai puku 07.00 Wita dengan cara berorasi mengutuk penahanan rekan mereka terkait kasus malpraktek. “Kami mendesak agar penegak hukum segera membebaskan rekan kami,” kata Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Nusa Tenggara Timur dokter Stef Sota.

Baca Juga :  Evakuasi Jenasah Pelaku Penyerangan di Sabu Menunggu Pasukan

Selama aksi demo berlangsung, pasien hanya menunggu ruang tunggu rumah sakit bersama keluarga mereka. Di antaranya Yakob Sine, pasien rawat jalan yang mengaku kecewa dengan aksi dokter tersebut.

Manurut Dia, dokter seharusnya tidak perlu menggelar unjuk rasa. Pasalnya kata Dia, kasus malpraktek yang dilakukan rekan mereka merupakan masalah pidana sehingga harus dipertanggungjawabkan secara hukum. “Semua warga negara sama di depan hukum. Dokter itu bukan kebal hukum,”  kata Dia.

Selain menggelar demo di rumah sakit, sesuai rencana, para dokter praktek juga akan menutup layanan praktek mereka pada Rabu sore. Para dokter praktek di Kupang umumnya bekerja di rumah sakit dan baru membuka praktek pada sore harinya (GBA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *