Kupang – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur selatan Sahan-Taepopon, Desa Sahan, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (14/2/2026). Sebuah mobil Suzuki APV Mega Carry bernomor polisi DH 8613 CE terbalik setelah diduga mengalami rem blong di jalan menurun.
Insiden tersebut merenggut dua korban jiwa dan menyebabkan sembilan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Kendaraan nahas itu dikemudikan Nelson R. D. Nifu, 33, warga Desa Sahan.
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen melalui Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Al Fathan Bimo Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, ada dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal ini,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu malam.
Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil yang mengangkut 15 orang penumpang itu bergerak dari arah Sahan menuju Boking. Saat melintasi wilayah RT 013/RW 006, Desa Sahan, kendaraan melaju di turunan terjal dan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Akibatnya, sopir kehilangan kendali dan kendaraan terperosok ke jurang di sisi kiri jalan hingga terbalik. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban.
Dua korban meninggal dunia bernama Marselina Nifu (38), warga Desa Sahan, dan Marlis Imelda Leo (29), warga Desa Saenam.
Sementara itu, sembilan korban lainnya mengalami berbagai luka, yakni:
1. Antonia Nifu (60) mengalami patah tulang kaki kiri.
2. Adolfina Misa (45) menderita luka robek di kening kanan.
3. Mesak Nomleni (42) mengalami luka di kepala kiri, tangan kiri, serta lutut kiri.
4. Yofita Nomleni (16) mengalami luka robek di kepala dan tangan kiri.
5. Yohanes Liufeto (23) menderita luka di bagian belakang kepala.
6. Maria Missa (45) mengeluh nyeri pada punggung dan perut hingga kesulitan duduk tegak.
7. Sergius Penu (7) mengalami luka pada pelipis kanan
8. Kamilus Nifu (53) mengalami luka di telinga kanan
9. Nelson R. D. Nifu (sopir) mengalami luka robek di kepala kiri.
Seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan sementara mengarah pada rem blong saat melintasi jalan menurun terjal. (*/digtara)














