Kunjungi SMA di Lamboya, Wagub NTT Bagikan Kunci Sukses untuk Generasi Muda

  • Whatsapp

Lamboya – Wakil Gubernu ( Wagub) Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, memberikan motivasi kepada ratusan siswa saat mengunjungi SMA Negeri 2 Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (14/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub membagikan sejumlah kunci sukses bagi generasi muda agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Read More

Di hadapan para guru dan siswa, Johni menegaskan bahwa pelajar merupakan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, selain mengejar ilmu pengetahuan, siswa juga harus memiliki pendidikan karakter yang kuat.

“Anak-anak ini adalah masa depan daerah dan masa depan bangsa. Karena itu selain ilmu pengetahuan, pendidikan karakter sangat penting agar kita tidak salah jalan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” kata Johni.

Ia mengingatkan para siswa untuk menjunjung nilai etika, menghormati guru, menyayangi teman, serta mencintai tanah air. Menurutnya, karakter tersebut menjadi fondasi penting dalam menjalani kehidupan.

Dalam motivasinya, Johni menyampaikan beberapa hal penting yang harus dimiliki siswa untuk meraih kesuksesan. Pertama, memiliki cita-cita yang tinggi. Menurutnya, seseorang harus memiliki mimpi agar memiliki arah dalam hidup.

Johni juga menceritakan pengalamannya saat masih duduk di bangku SMA. Ia mengaku sejak muda sudah bercita-cita menjadi polisi dan masuk Akademi Kepolisian.

“Karena punya cita-cita itu, saya belajar keras, berlatih keras dan menjaga kesehatan sampai akhirnya bisa lulus tes Akpol dan menjadi perwira polisi,” ujarnya.

Selain memiliki cita-cita, Johni menekankan pentingnya disiplin, semangat berkompetisi, keberanian untuk tampil, serta sikap kreatif dan inovatif.

Ia juga mengingatkan siswa untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, termasuk menggunakan telepon genggam untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan sekadar untuk media sosial.

“Sekarang semua sudah punya HP. Gunakan untuk mencari ilmu, bukan hanya untuk hal-hal yang tidak berguna,” pesannya.

Johni juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai kunci membuka akses terhadap informasi dan ilmu pengetahuan dari seluruh dunia.

Wagib juga mengajak para siswa untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap rencana hidup. Ia kemudian meminta seorang siswa untuk membacakan firman Tuhan dari Kitab Yeremia.

Ayat tersebut dibacakan oleh siswa kelas XI, Debora Madi Bero, dari Kitab Yeremia 17 ayat 7–8 yang berbunyi, “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan. Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, yang tidak takut datangnya panas terik dan tetap berbuah pada waktunya.”

Johni menjelaskan bahwa ayat tersebut mengajarkan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan akan diberkati dan hidupnya akan terus menghasilkan hal-hal baik.

Jauhi Miras dan Rokok

Di akhir sambutannya, Wagub Johni mengingatkan para siswa untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti minuman keras dan rokok.

Ia menegaskan bahwa pelajar harus fokus belajar dan menyiapkan masa depan sejak dini.
Johni bahkan menyinggung pesan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada cucunya agar menjauhi alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang.

“Untuk anak-anak SMA ini, jangan pernah miras dan jangan merokok. Fokus belajar dulu, kejar cita-cita sampai sukses,” tegasnya.

Kebanggaan bagi SMAN 2 Lemboya

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Lamboya, Nicodemus Rehi Laja, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Gubernur. Ia mengatakan kehadiran Johni menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi para siswa dan para guru.

Nicodemus menjelaskan sekolah tersebut berdiri sejak tahun 2012 dan kini berkembang menjadi salah satu sekolah menengah atas yang cukup diminati di wilayah Lamboya. Saat ini sekolah memiliki 646 siswa dan 52 guru yang melayani proses belajar mengajar.

Mayoritas siswa di sekolah tersebut beragama Kristen Protestan dan Katolik. Pihak sekolah juga telah menerima bantuan pembangunan infrastruktur pendidikan dari pemerintah dengan nilai sekitar Rp9,8 miliar pada 2025 untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Selain itu, sekolah ini memiliki luas lahan lebih dari satu hektare dan melayani siswa tidak hanya dari Lamboya, tetapi juga dari wilayah Lamboya Barat yang sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk bersekolah.

Salah satu siswa kelas XI, Joyce Patricia Lakang, mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Wakil Gubernur.

“Ini pertama kali kami bertemu langsung dengan Bapak Wakil Gubernur. Rasanya sangat luar biasa,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi momen berkesan bagi para siswa karena mendapatkan motivasi langsung dari pimpinan daerah untuk terus belajar, memiliki cita-cita tinggi, serta mempersiapkan masa depan sejak di bangku sekolah. (gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *