Petani Manggarai Barat Sambut Baik Ekosistem Budi Daya Kedelai Partai NasDem

  • Whatsapp
Gubernur ABN IGK Manila (kedua dari kiri), Julie Sutrisno Laiskodat, dan Ayep Zaki. Sumber: https://mediaindonesia.com/nusantara/491245/petani-ntt-sambut-baik-ekosistem-budi-daya-kedelai-nasdem/Foto: Laman MI

Labuan Bajo – Program budi daya kedelai yang digaungkan Akademi Bela Negara (ABN) NasDem disambut antusias masyarakat petani di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu dinilai bisa membuat petani lebih jelas memasarkan hasil panennya dengan harga bagus. Antusiasme warga terlihat saat Gubernur ABN NasDem IGK Manila hadir di Desa Rego, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT bersama anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem Julie Sutrisno Laiskodat dan penggiat pertanian nasional H Ayep Zaki, Minggu (8/5). Rombongan disambut hangat melalui upacara adat.

Read More


“Mereka menyambut sangat luar biasa. Tadi disebutkan kita disambut secara adat di rumah adat sekaligus makan siang bersama dan juga dihadiri beberapa kelompok tani di kecamatan itu. Terima kasih mudah-mudahan ini berlangsung baik dan sukses selanjutnya,” kata IGK Manila.

IGK Manila juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Julie Sutrisno Laiskodat dan Ayep Zaki, yang telah mendorong dan mendukung upaya pengembangan budi daya jagung dan kedelai di NTT.

Julie terus memberi spirit kepada para petani dan kelompok tani NTT terutama yang ada di Macang Pacar, agar terus bersemangat melakukan budi daya kedelai dan jagung. Ke depan kata dia budi daya tersebut akan terus dikembangkan ke berbagai daerah di NTT.

Baca Juga :  Kejati NTT Sita Kuitansi Penjualan Tanah di Manggarai Barat

“Kami di DPR Komisi IV selalu mempertanyakan kenapa kita punya produk tempe itu adalah keseharian kita dan bisa diekspor oleh kak Ayep Zaki, tetapi kenapa bahan bakunya dari impor. Apakah karena Indonesia termasuk NTT tidak cocok atau apa, ternyata setelah diteliti kita ini cocok,” tutur Julie. Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Pakar NasDem Kabupaten Sukabumi Ayep Zaki, menerangkan uji coba budi daya kedelai tahap pertama di NTT akan dilakukan seluas 150 hektare dengan bibit langsung dari Kementan RI. Masyarakat juga nantinya akan dilatih untuk membuat tempe yang higienis.

“Program ini sangat baik dan juga diapresiasi DPD NasDem Manggarai Barat dan Ketua DPC NasDem yang ada di Kabupaten Manggarai Barat. Saya juga sangat mengapresiasi anggota Komisi IV DPR RI yang langsung terjun ke lapangan bersama Gubernur ABN NasDem untuk membangun ekosistem kedelai di NTT,” papar Ayep Zaki.

Ayep menambahkan dalam program yang diinisiasinya langsung bersama IGK Manila itu lebih memperhatikan petani kedelai di Indonesia. Seperti di NTT dengan menjamin hasil petani kedelai dibeli Rp8 ribu per kg. Menurut dia, sebelum ini rata-rata hasil petani kedelai di NTT hanya Rp4 ribu-Rp5 ribu.

“Begitu kami datang ke sini dengan membangun ekosistem budi daya kedelai maka kedelai akan dijamin dibeli dengan harga Rp8 ribu, seluruh kelompok tani ini sangat antusias,” ungkap Ayep lagi.
Ayep pun mengapresiasi berbagai dukungan yang ada . Dukungan itu datang dari pemerintah setempat, para tokoh masyarakat termasuk jajaran pengurus dan kader NasDem NTT maupun Manggarai Barat melalui struktur hingga legislator di tingkat I maupun II. Semua memiliki keinginan serupa yang ingin budi daya di NTT dapat dilakukan secara terus menerus.

Baca Juga :  Banjir Hanyutkan Hasil Penen Petani di Sumba Timur

“Ini adalah salah satu tugas partai bahwa partai harus membangun satu ekosistem, baik ekosistem bisnis, ekonomi pertanian, supaya seluruh masyarakat di bawah binaan NasDem ini bisa meningkat produktivitasnya,” tandas Ayep.

Ayep berharap budi daya kedelai di Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat dapat berkesinambungan. Tahap pertama pihaknya akan terus konsisten melakukan budi daya kedelai dan akan ditingkatkan ke sektor lain terutama untuk meningkatkan produktivitas padi dan jagung.

“Kedelainya budi daya di NTT, tempenya kemudian di offtaker, kacang kedelai dijamin oleh PT Doa Bangsa Agribisnis yang dipimpin Erick Teguh Herwinda,” imbuh Ayep. Sambutan adat Penyambutan secara adat kepada rombongan NasDem dihadiri sesepuh dan para tokoh adat di rumah adat Desa Rego.

Rombongan NasDem diberi kalungan ciri khas adat NTT. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan bibit kedelai dan pupuk oleh Julie kepada para petani sekaligus penanaman kedelai secara simbolis. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Fraksi NasDem DPRD Provinsi NTT dan DPRD Kabupaten Manggarai Barat, jajaran pengurus NasDem NTT dan Manggarai Barat.

Hadir pula Kepala dinas pertanian Kabupaten Manggarai Barat, camat Macang Pacar, lurah setempat dan sedikitnya 20 kelompok tani. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *