Mahasiswa Tulis Surat Terbuka untuk Wali Kota Kupang, Begini Isinya

  • Whatsapp

Kupang – Kehidupan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang umumnya sering disebut dengan orang gila telah menggugah pribadi Jegi Taneo, mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melihat aktivitas sejumlah ODGJ yang menghabiskan waktu mereka di tempat umum telah melahirkan rasa iba dan memaksa Jegi untuk melakukan sesuatu agar para ODGJ tidak mati kelaparan atau mati karena sakit atau sebab lainnya.

Bersama sejumlah temannya Jegi pernah membagikan makanan kepada beberapa ODGJ di Kota Kupang awal Januari ini. Pekan kemarin Jegi menulis surat kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dengan harapan ada perhatian dari Pemkot Kupang terhadap para ODGJ yang ada. Berikut adalah isi surat Jegi kepada wali kota Kupang.

SURAT TERBUKA

Yang Terhormat.
Bapak Wali Kota Kupang
Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, S.E., M.M.
Di

Tempat.

Salom, salam sejatera.

Semoga bapak dalam keadaan sehat dan selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Pertama-tama ijinkan saya memperkenalkan diri, saya adalah Jegi Y A Taneo.

Masyarakat biasa pekerjaan sebagai petani kampung, yang datang ke kota untuk menimba ilmu di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Kupang, sepanjang tahun 2017 hingga saat ini saya di kota kupang kegiatan saya selain kuliah saya menjual hasil dari kebun saya di kota ini, dari hasil jualan itu saya sisipkan sedikit rupiah agar sebulan sekali saya dengan beberapa teman mahasiswa berkeliling kota kupang untuk membagi sedikit berkat makanan bagi saudara-saudara kita yang saya anggap mereka tergolong orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ini.

Kedua, ini kali pertama saya membuat surat terbuka untuk bapak, di kesempatan yang berbahagia ini, besar harapan saya sekiranya bapak berkenan untuk dapat membaca surat ini. Saya tahu bapak adalah orang yang sangat baik, bapak juga adalah salah satu tokoh publik yang dikenal sangat merakyat dan sangat saya segani, kota kupang banyak mengalami kemajuan di tangan bapak. Bapak suka kebersihan juga suka memelihara lingkungan yang hijau itulah sebabnya setiap pagi dan sore hari warga kota kupang selalu menghirup udara segar dengan berolah raga di sekitar jalur-jalur kota kupang, saya tahu bapak juga sangat dekat dengan orang-orang kecil, orang-orang susah, orang-orang yang kurang mendapat perhatian dan bapak selalu hadir pada mereka dengan segala kesederhanaan yang bapak miliki. Itulah sebabnya saya menulis surat curahan hati sekaligus ingin memohon bantuan kepada bapak.

Sudah dua hari ini beredar video di media sosial facebook, youtube bahwa saudara kita dan menurut video bernama Dadi yang mengalami gangguan jiwa atau (ODGJ) di wilayah Waitabula Sumba Barat yang di temukan warga meninggal dunia di pinggir jalan.

Betapa saya tidak membayangkan apa yang ia alami hingga ia bisa meninggal, saya kira selain kodrat manusia yang harus mati kapanpun dan dimanapun, hal lain yang menyebabkan ialah kelaparan dan gangguan kesehatan.

Melihat hal ini saya pun merasakan bahwa hal serupa dan keadaan serupa tersubut juga banyak terlihat di kota kupang ini, dan mungkin jika tidak segera mendapat perhatian serius kitapun akan melihat hal yang sama seperti yang di alami Dadi tadi. Dan saya selalu berdoa semoga hal itu tidak terjadi di kota yang dinamakan kota kasih ini.

Harapan saya menulis surat ini agar dengan sangat rendah hati memohon bantuan Bapak sebagai Wali Kota Kupang. Bantulah mereka Pak, saya tidak memungkiri bahwa terlalu amat banyak orang baik di kota ini yang selalu membagi berkat untuk mereka, tapi saya kira itu tidaklah cukup mereka harus mendapat tempat yang layak, mereka harus mendapat pakaian, mereka harus di rawat dengan layak dan sekiranya mereka dapat disembuhkan.
Saya kira bapak juga tidak ingin menikmati kota yang indah ini namun, masih ada warganya yang terlantar, kehujanan, kedinginan, bahkan kelaparan dan hanya bisa menghabiskan malam dengan tidur di teras-teras pertokoan di sudut-sudut kota yang indah ini hanya beralaskan kardus bekas dan menghabiskan siang dengan mengunjungi tong-tong sampah hanya untuk mendapat sisa-sisa makanan untuk dimakan.

Pak, sekali lagi bantulah mereka jangan biarkan mereka hidup menderita ditengah-tengah kota yang megah ini, jika bapak memerlukan beberapa data dan informasi tentang orang-orang ini, saya dengan rela siap membantu, saya juga melampirkan rekaman kegiatan kami di awal januari 2022.

Semoga bapak tergerak hati untuk membaca surat terbuka ini dan dengan otoritas yang bapak miliki, bapak dapat membatu orang-orang ini.

Sekian dari saya, sekali lagi saya mohon maaf apabila dalam surat ini terdapat salah kata yang tidak berkenan di hati. Atas perhatiannya saya ucapkan limpah terima kasih. (Jmb)

Baca Juga :  Panwas Kota Kupang Diberhentikan Sementara

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *