Curang, Dua TPS di Timor Tengah Selatan Coblos Ulang

  • Whatsapp
Pemilu Presiden/Foto: Gama
Pemilu Presiden/Foto: Gama

Kupang—Lintasntt.com: Dua tempat pemunggutan suara (TPS) di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur melakukan pemunggutan suara ulang karena ditemukan kecurangan.

Ketua Panwaslu Timor Tengah Selatan Melky mengatakan, TPS yang telah melakukan coblos ulang pada Sabtu (12/7) ialah TPS 4 di Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu.  “Akan menyusul TPS 2 di Desa Oe’ekam, Kecamatan Amnuban Tengah. Di TPS ini ada dua pemilih dari daerah lain melakukan pencoblosan tanpa membawa formulir A5,” katanya kepada lintasntt.com di Kupang, Sabtu malam.

Read More

Menurutnya kecurangan yang dilakukan di TPS 4 ialah petugas Kelompok Panitia Pemunggutan Suara (KPPS) menutup TPS lebih awal yakni pada pukul 11.00. Padahal sesuai aturan KPU, TPS baru akan ditutup pada pukul 13.00.

Baca Juga :  Remaja Putri asal TTS Dijual Rp20 Juta ke Malaysia

Karena TPS tutup awal, puluhan pemilih  yang terdaftar di DPT tidak menyalurkan suaranya. Warga yang belum memilih, kemudian mengadu ke Panwaslu. “Sesuai rekomendasi panwaslu, harus coblos ulang,” ujarnya.

Kemudian di TPS 2 Desa Oe’ekam, kata Dia, petuas KPPS setempat memberikan kesempatan kepada dua warga asal kecamatan lainnya di Timor Tengah Selatan mencoblos. “Setelah kami periksa, ternyata dua orang yang mencoblos itu tidak membawa formulir A5,” ujarnya.

Di Kota Kupang, Ketua Relawan Poros Jokowi-Jusuf Kalla-Jenggala, John Ricardo mengatakan pihaknya sedang menerjunkan relawan untuk menelusuri dugaan kecurangan di sebuah TPS di Kelurahan Fatululi. (gba)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Indikasi kecurangan terjadi dibeberpa tempat herannya bawaslu lom menerima laporan secara resmi Hal ini diperkuat oleh pernyataan Bawaslu yg mengatakan lom menemukan kejanggalan dari hasil pilpres.