Warga Tionghoa Kupang Rayakan Imlek di Rumah

  • Whatsapp
ILUSTRASI: Rumah Abu Keluarga Lay di Kota Kupang/Foto: Lintasntt.com

Kupang – Warga Tionghoa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak merayakan Tahun Imlek 2021 secara besar-besaran seperti yang biasa digelar tahun sebelumnya.

Sebaliknya perayaan imlek digelar di rumah. “Perayaan imlek tahun ini berbeda, kita tidak bisa berkumpul bersama keluarga karena pandemi covid-19,” kata warga Tionghoa Kupang, Bobby Pitoby kepada, Rabu (10/2).

Read More

Bobby mengatakan kebiasaan berkumpul bersama orang tua dan anggota keluarga lainnya saat Imlek, juga ditiadakan. “Kita tidak berkumpul karena khawatir menularkan covid-19,” tambahnya.

Menurutnya, momen imlek sangat berkesan saat anak-anak menerima angpao kepada anak-anak sebagai tanda beruntungan, juga ditiadakan.

Baca Juga :  Covid-19 Timbulkan Ancaman Besar bagi Pasien Penyakit Jantung

Meskipun tidak ada kegiatan untuk memerihkan imlek seperti barongsai, menurut Bobby, di tahun baru Cina (Kerbau Logam) tahun ini perekonomian akan bangkit dan membaik. “Kerbau adalah lambang perekonomian yang sangat kuat (bull market), karena itu, kita akan keluar dari tahun tikus yang penuh tantangan karena pendemi covid-19,” katanya.

Dia menyebutkan, kerbau merupakan makluk yang sangat kokoh dan determinasi dalam melakukan segala hal, berbeda dengan tikus yang pada 2020, bersembunyi di rumah dan tidak bisa ke mana-mana.

Di tempat terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji minta warga Tionghoa tidak menggelar imlek dengan cara menciptakan kerumunan. “Imlek tahun ini digelar virtul saja,” ujarnya. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *