Warga Kota Kupang Rayakan Natal di Bawah Guyuran Hujan

  • Whatsapp
Perayaan Natal di Gereja Efata Kupang/Foto: lintasntt.com

Kupang – Umat Kristen di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merayakan Natal atau Hari Kelahiran Yesus Kristus dengan aman dan khidmat.

Perayaan natal berlangsugn di bawah cuaca yang sedang hujan lebat dan angin kencang sebagai imbas dari badai yang terjadi di Laut Timor dan Laut Arafura sejak 24-26 Desember 2021.

Read More

Di Gereja Efata, Kelurahan Liliba, ibadah natal digelar sebanyak dua kali, yakni pada malam natal Jumat (24/12) dipimpin Pendeta Fredriana Manafe , dan ibadah Sabtu (25/12) pagi dipimpin Pendeta Yulian Widodo. Perayaan natal dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Baca Juga :  3.000 Warga Alor akan Hadiri Natal di Kupang

Ibadah malam natal di Gereja Efata diikuti lebih dari 700 orang sehingga tidak seluruhnya tertampung di dalam gereja. Kondisi tersebut disebabkan gereja menerapkan protokol kesehatan secara ketat antara lain membatasi jarak duduk antar jemaat.

Satu bangku yang biasanya ditempati 5-6 jemaat, dibatasi menjadi tiga orang, akibatnya jemaat yang tidak tertampung di dalam gereja,diarahkan untuk menempati kursi yang disiapkan di tenda di luar ruangan.  Akan tetapi, hujan lebat selama berjam-jam membuat tenda bocor, namun rangkaian perayaan ibadah di gereja tersebut berlangsung secara khidmat.

Dalam khotbahnya, Pendeta Yulian Widodo menekankan tentang cinta kasih Yesus Kristus yang menggerakan persaudaraan antarumat manusia. “Jaga kekudusan dan jaga cinta kasih dengan saudara dan sesama,” katanya.

Pendeta Yulian mengutip Injil Lukas Pasal 2 ayat 1-20 yang mengabarkan tentang kelahiran Yesus Kristus sang juruselamat di Betlehem yang disampikakan oleh malaikat kepada para gembala di padang. Pada saat itu, muncul bersama-sama dengan para malaikat sejumlah besar bala tentara Sorga yang memuji Allah.

Baca Juga :  Desa Keligejo di Ngada Siapkan Karantina bagi Pemudik

Perayaan natal di Kupang dijaga ketat aparat keamanan dari unsur Polri, TNI, dan pemuda lintas agama. Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif juga turun untuk mengecek jalannya pengamanan di gereja dan kesiapan personel di lapangan.

Polda NTT menerjunkan 3.904 personel untuk mengamankan jalannya perayaan natal serta perayaan natal dan tahun baru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19. “Dengan kekuatan sebesar itu,  semoga perayaan natal dan tahun baru berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya. (gma/mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *