Warga Keturunan Tionghoa di Kupang Bersiap Sambut Imlek

  • Whatsapp
Rumah Abu Keluarga Lay/Foto: Lintasntt.com

Kupang–Warga keturunan Tionghoa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersiap menyambut perayaan Imlek 2020.

Berbagai kegiatan sudah dipersiapan antara lain pesta rakyat yang diisi dengan pementasan barongsai dan festival Cap Go Meh. Seluruh kegiatan itu dipusakan di kawasan terminal Kota Kupang.

Keturunan Marga Lay, Robby Lay mengatakan pesta rakyat tersebut digelar Paguyuban Marga Tionghoa di Kupang. “Sedangkan dari Marga Lay akan berdoa di rumah abu satu hari sebelum Imlek yakni pada Jumat, 24 Januari,” kata Robby Lay kepada wartawan di Kupang, Rabu (23/1/2020).

Doa-doa dipanjatkan untuk arwah leluhur berlangsung dari pukul 09.00-11.00 Wita. Selain itu, mereka juga membakar dupa serta menyiapkan sesajian dan makanan.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Senilai Rp3,4 Miliar Diresmikan di Belu

Menurutnya kegiatan itu merupakan tradisi keluarga Lay yang diwariskan oleh orang tua mereka yang telah berpulang. Jumlah keturunan Lay mencapai ratusan orang, tidak hanya di Kota Kupang juga tersebar di kota lainnya seperti Atambua dan Kefamenanu.

Saat ini menurut Dia, di Kota Kupang tidak lagi memiliki Klenteng, kecuali rumah abu milik keluarga Lay yang berusia sekitar 155 tahun tersebut. Di dalam rumah hingga halaman dan gerbang utama juga sudah dihiasi lampu-lampu lampion. Sedangkan marga Tionghoa tidak lagi menganut Khonghucu, tetapi agama Kristen.

Sementara itu, di beberapa titik di Kota Kupang juga terlihat dihiasi lampu-lampu lampion seperti di Jembatan Liliba dan pusat-pusat pembelajaan. Nuansa Imlek juga terlihat di pertokoan mulai dari Kelurahan Lai-Lai Beso Koepan hingga Kelurahan Kuanino. (sumber: mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *