Wali Kota Kupang Minta Warga Antisipasi DBD

  • Whatsapp
Daur Ulang Nyamuk Aedes Aegypti/Foto: obatdemamberdarah.org

Kupang–Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Jefri Riwu Kore mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga untuk melakukan langkah-langkah antisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Himbauan wali kota menyusul mulai bermunculan kasus DBD di sejumlah kelurahan. Sampai Minggu (20/1) tercatat 13 pasien DBD dirawat di rumah sakit berbeda di Kota Kupang.

“Demam berdarah dengue disebabkan virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Penyakit ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kematian,” katanya di Kupang, Minggu.

Untuk mencegah penyakit DBD, Jefri minta warga menggalakan gerakan 3M (menutup, menguras dan mengubur).

Selain itu, menabut bubuk abate pada temapt-tempat penampungan air dan membersihkan lingkungan secara rutin melalui kerja bhakti setiap jumat.

Baca Juga :  25 Alumni Australia Bantu Eliminasi Malaria di Indonesia Timur

“Warga juga harus memasang kawat kasa nyamuk di pintu dan jendela, mengunakan krim anti nyamuk dan melibat pakaian yang tergantung di kamar karena bisa sebagai tempat persembunyian nyamuk aedes aegypti,” ujarnya.

Kabid Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih menambahkan, sejumlah kelurahan di Kota Kupang merupakan asal pasien DBD, kotor. Sebaliknya, kelurahan yang bersih tidak ada laporan kasus DBD.

Saat ini puskesmas di Kota Kupang terus melakukan sosialisasi kepada warga agar melakukan pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan lingungan, seperti membuang dan mengubur benda-benda yang menjadi tempat penampungan air. (gma/mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *