Wagub Promosi Wisata NTT di Hadapan Peserta IWAP 2021

  • Whatsapp
Foto: Humas Pemprov NTT

Labuan Bajo – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki lebih dari 1.000 destinasi wisata yang tersebar mulai dari Labuan Bajo di bagian barat Flores, Alor, Sabu, Rote, Sumba hingga Belu di bagian timur Pulau Timor.

Wagub NTT Josef Nae Soi mengatakan hal itu saat menyampaikan sambutan pada acara ‘Welcome Dinner Show’ International Association of Women Police (IWAP) ke-58 Tahun 2021 di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Minggu (7/11/2021).

Read More

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya dengan hormat menyambut anda ke salah satu pulau dan tujuan wisata terindah di dunia. Kami bersyukur Labuan Bajo telah dipilih sebagai tempat penyelenggaraan The 58th International Association of Women Police Training Conference 2021. Saya mengajak seluruh peserta mengunjungi destinasi wisata yang menarik dan eksotis lainnya di NTT,” ujarnya.

“Dari ribuan destinasi wisata itu, sekitar 400 di antaranya sudah disiapkan untuk dikunjungi. Biro perjalanan wisata dan operator tur kami akan sangat senang memfasilitasi wisatawan yang ingin menikmati keindahan NTT,” tambah Nae Soi.

Baca Juga :  Positif Korona di NTT 39 Orang, Tersebar di 9 Kabupaten

Wagub menjelaskan daya tarik dan destinasi pariwisata NTT tidak hanya Labuan Bajo dengan ikon komodonya, tetapi masih banyak ikon wisata khas daerah ini, yang tidak ditemukan di belahan dunia lainnya.

“Pertunjukan dugong hanya ada di Alor, pesona bukit pelangi Kelabba Maja ada di Pulau Sabu. Kita punya pulau terindah di dunia yakni Pulau Sumba. Di Sumba kita punya tempat yang indah dengan pemandangan sabana yang menarik. Begitu banyak pantai pasir putih yang indah. Nemberala di Rote Ndao merupakan lokasi selancar terbaik di dunia. Jika anda ingin menikmati taman bawah laut terindah di dunia, datanglah ke Alor,” ajak Nae Soi.

Wagub JNS juga memperkenalkan manifes kekayaan budaya NTT yaitu tenun ikat yang memilki corak dan warna yang variatif.

“NTT juga memiliki rumah adat dengan arsitektur yang unik di Waerebo, tempat yang biasa disebut dengan ‘Negeri di Atas Awan.’ Di Pulau Ratenggaro, Flores juga ada rumah panggung dengan ciri khasnya dan juga ada di Pulau Sumba. Di Sumba juga ada Pasola, permainan perang dengan saling melempar lembing yang terbuat dari kayu. Masih banyak lagi keunikan budaya dan ritual keagamaan di Flores, Sumba, Timor, dan pulau-pulau lain di NTT,” tambah Josef Nae Soi.

Baca Juga :  Wakil Gubernur NTT Dalam Kondisi Baik

Wagub berharap konferensi internasional IWAP ke-58 ini dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi polisi wanita serta mendorong kerjasama internasional dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan. “Konferensi internasional ini juga diharapkan dapat memberikan dampak dan energi positif bagi kebangkitan pariwisata NTT,” ujarnya.

Acara welcome dinner tersebut berlangsung dalam protokol kesehatan yang sangat ketat. Para peserta dan pengunjung wajib melakukan tes antigen atau PCR dan masker dan dimeriahkan dengan pementasan Tari Caci dari Manggarai. Seusai welcome dinner para peserta menikmati indahnya sunset dari Waringin.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Karojianbang Lemdiklat Polri Brigjen Juansih yang juga Kepala Tata Usaha International Association of Women Police (IWAP) 2021, petinggi Mabes Polri, Bupati Manggarai Barat, dan Dirut BPOLBF. (*/humas)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *