Tinggi Gelombang 3 Meter, ASDP Kupang Tutup Pelayaran

  • Whatsapp
Gelombang Tinggi/Foto: Gamaliel

Kupang–PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery Cabang Kupang kembali menutup pelayaran menyusul cuaca buruk yang mengakibatkan tinggi gelombang mencapai 2,5-3 meter.

Kepala PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang Arnoldus Yansen mengatakan penutupan pelayaran mulai Jumat (3/2) untuk rute Kupang-Rote pulang pergi (PP), Larantuka-Kupang, Aimere-Waingapu serta Kupang-Sabu-Waingapu. “Pelayaran dibuka kembali setelah cuaca kembali normal,” kata Arnoldus.

Read More

Sesuai laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG0 Stasiun El Tari Kupang, gelombang tinggi 2,5 meter terjadi di Selat Lamakera, Selat Boling, Selat Sumba, Perairan selatan Pulau Sumba dan Samudera Hindia selatan NTT.

Baca Juga :  Terbawa Gelombang, Sampah Plastik Berserakan di Pantai Kota Kupang

Di perairan utara Flores tinggi gelombang mencapai tiga meter. Adapun tinggi gelombang dua meter terjadi di Selat Flores, Selat Alor, Laut Sawu, dan Selat Sape. Kecepatan angin berkisar 10-20 knot per jam.

Sementara hujan lebat mengguyur wilayah Kota Kupang sejak Rabu (1/2) malam masih berlangsung sampai Jumat.

Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang Sti Nenot’ek mengatakan BMKG telah mengeluarkan peringatan dini agar warga NTT tetap mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir, berpotensi mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor.

“Hasil foto satelit dan analisis prakirawan BNKG Kupang menyebutkan masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir, banjir bandang dan tanah longsor sehingga perlu diwapadai,” ujarnya. (sumber: media indonesia/palce)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *