Tertunda 2 Tahun Karena Pandemi, NTT Gelar Pesparani Katolik Nasional II

  • Whatsapp
Foto: lintasntt.com

Kupang – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional II bakal digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 28-31 Oktober 2022.

Kegiatan dengan tagline ‘Dari NTT untuk Nusantara’ ini bakal dihadiri sekitar 1.500 orang dari seluruh provinsi.

Read More

Pesparani tingkat nasional ini dijadwalkan digelar di Kupang sejak 2020 pasca Pesparani Katolik Nasional I di Manado, Sulawesi Utara pada 2018, akan tetapi diundur lantaran pandemi covid-19. Kegiatan ini bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Kami terus dorong semua provinsi bisa hadir agar mencerminkan atau menghadirkan Indonesia mini di NTT,” kata Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), Adrianus Meliala dalam jumpa pers di Kupang, Rabu (27/7) malam.

Namun, karena masih di masa pandemi covid-19, kegiatan ini mengunakan dua metode yakni offline dan online, ada 13 lomba yang digelar pada even ini secara offline, sedangkan lima lomba paduan suara direkam di daerah masing-masing yang kemudian dikirim ke Kupang, kecuali paduan suara campuran, tutur kitab suci digelar secara live.

Kegiatan ini turut melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT yang akan menggelar pameran di seluruh venue, tempat digelarnya perlombaan, antara lain di Stadion Oepoi, Aula El Tari, dan Gedung Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira, Gereja Sta Maria Assumpta dan Gereja Santo Yoseph.

Menurut Adrianus, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp12,5 miliar yang bersumber dari Ditjen Bimas Katolik, Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi NTT, swadaya dari LP3KN dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI). “Masih sekitar Rp4 miliar sampai Rp5 miliar akan dicarikan oleh kami,” ujarnya.

Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) NTT, Fransiskus Salem mengatakan sebelum kegiatan pesparani nasional, pihaknya akan menggelar pesparani tingkat daerah pada 4-7 September 2022 yang diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota.

“Kegiatan ini untuk mencari wakil provinsi NTT ke pesparani nasional dan juga menguji venue perlombaan untuk tingkat nasional, jika ada kekurangan bisa segera dibenahi,” katanya.

Sedangkan, Ketua Panitia Panitia Pesparani NTTSinun Petrus Manuk janji memerikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke NTT. Selain sebagai promosi produk UMKM, kegiatan ini juga mendorong kebangkitan sektor pariwisata daerah itu.

Selain menghadiri pesparani, para wakil dari berbagai provinsi bisa berwisata ke destinasi wisata lainnya di Kota Kupang, Timor Tengah Selatan dan lokasi wisata lainnya di Sumba, Alor dan Flores. “Sebagai tuan rumah, kita akan memberikan pelayanan terbaik bagi para peserta, ini juga peluang untuk kita menampilkan potensi pariwisata dan produk UMKM,” kata Sinun Petrus Manuk. Dalam keterangan pers kepada wartawan, juga hadir Sekretaris Panitia Jack Kleden dan Abraham Maulaka yang juga Kadis Kominfo Nusa Tenggara Timur. (mi)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.