Tahun 2022, Aset Bank NTT Tembus Rp17 Triliun

  • Whatsapp
Ultah ke-60 Bank NTT Menatap Momentum Berkelanjutan

Kupang – Bank NTT mencatat pertumbuhan aset yang sangat pesat pada 2022, yakni mencapai Rp17 triliun secara tahunan atau year on year (yoy). Pada 2021, aset Bank NTT tercatat sebesar Rp14,7 triliun.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, capaian aset Rp17 triliun tersebut merupakan suatu prestasi dari seluruh pekerja yang ada dalam manajemen Bank NTT.

Menurut Riwu Kaho, para seluruh karyawan Bank NTT mampu menyakini masyarakat (nasabah) dengan memberikan pelayanan yang baik, serta selalu menjunjung tinggi nilai kesopanan dalam melayani nasabah.

Selain itu, capaian positif tersebut bakal memberikan kekuatan besar bagi Bank NTT untuk terus meraih kepercayaan dari semua stakeholder terutama nasabah .Saat acara Dedikasi Award 2022 dan pengumuman pemenang Program Ramai Skali, Jumat (04/11/2022), Riwu Kaho mengumumkan capaian bank NTT tersebut.

“Di momentum yang tepat ini, dapat juga kami informasikan bahwa kinerja keuangan Bank NTT terus bertumbuh positif. Dari sisi aset, kita bertumbuh mencapai Rp17 triliun lebih,” ujarnya.

Tidak itu saja, pertumbuhan positif juga di bidang kredit dan dana. Rasio keuangan Bank NTT juga masih berada dalam kategori sehat. “Capain itu memberikan keyakinan kepada semua pengguna jasa dan masyarakat bahwa Bank NTT selalu menjadi pilihan terbaik dalam pelayanan jasa perbankan,” kata Riwu Kaho.

Seluruh capaian Bank NTT, lanjutnya, juga kontribusi dari mitra kerja seperti OJK, BI, BPKP, Jamkrida, asuransi dan pihak lain yang berkenan menjadi tim dan berkolaborasi untuk Bank NTT mampu melangkah secara hebat dan penuh percaya diri.

Acara tersebut dihadiri direksi dan komisaris Bank NTT,yakn Direktur Dana dan Treasury, Yohanis Landu Praing, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe dan Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh.

Selain itu, ada Komisaris Utama Juvenile Djojana, Komisaris Independen Samuel Djoh Despantsianus dan Frans Gana. (*/gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.