Sinkronisasi Data Covid NTT 11 Agustus: 30 Meninggal, 867 Positif

  • Whatsapp

Kupang – Gugus Tugas Covid-19 NTT masih terus melakukan sinkronisasi data covid-19 antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Sinkronisasi data dilakukan karena pelaporan kasus dari daerah tidak bersifat real time, serta merupakan akumulasi dari bulan-bulan sebelumnya.

Read More

“Hal ini merupakan imbas dari tidak sinkronnya data antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Berdasarkan analisis National All Record (NAR) Kementerien Kesehatan, diketahui bahwa pelaporan kasus kematian oleh daerah tidak bersifat real time,” kata Tenaga Ahli Kemenkes Panji Fortuna seperti dikutip dari MI.

Berdasarkan laporan gugus tugas, sinkronisasi data covid-19 yang dikeluarkan 11 Agustus 2021, tercatat 30 orang meninggal.

Baca Juga :  Update Korona NTT 6 Oktober: Tambah 18 Kasus, Sembuh 2 Orang

Sedangkan ril kasus kasus kematian covid-19 pada 11 Agustus tercatat sebanyak 4 orang yang berasal dari Alor 1 orang, dan Kota Kupang 3 orang.

Sedangkan 26 kasus kematian lainnya merupakan akumulasi dari bulan-bulan sebelumnya yang belum dilaporkan oleh kabupaten dan kota, yakni Kota Kupang 4 orang, Ende 7 orang, SBD 3 orang, Sumba Tengah 3 orang, Sabu Raijua 2 orang. Selanjutnya TTU 2 orang, Sumba Timur, Manggarai, Flotim, Alor, Kupang, dan Belu masing-masing satu orang.

Untuk tambahan kasus, dalam laporan gugus tugas, tidak disebutkan data tersebut merupakan kasus harian atau akumulasi data beberapa bulan.

Sesuai data yang dikeluarkan tersebut, tercatat kasus covid-19 di Kota Kupang sebanyak 200 orang, sedangkan sesuai laporan Gugus Tugas Kota Kupang tercatat tambahan kasus pada 11 Agustus sebanyak 135 orang.

Baca Juga :  Program Customer Self Service PLN Mudah Diakses Masyarakat

Untuk sinkronisai data pasien sembuh dari covid-19 tercatat sebanyak 1.516 orang, terbanyak dari Sikka sebanyak 234 orang, Sumba Tengah 233 orang, dan Kota Kupang 133 orang.  (mi/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *