Siap-Siap, KPK Sedang Supervisi Dugaan Korupsi Pembangunan RS Boking

  • Whatsapp
Kondisi Rumah Sakit Pratama Boking/foto: dok katantt.com

Kupang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sedang melakukan supervisi terhadap pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Boking di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Rumah Sakit ini dbangun sejak 2017 dengan anggaran sebesar Rp17,4 miliar, namun sampai saat ini belum dimanfaatkan karena kondisi bangunan yang rusak. Tembok dan plafon rumah sakit itu sudah roboh.

Read More

Supervisi yang dilakukan KPK tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTT, Kombes M Yoris Maulana Yusuf Marzuki kepada wartawan,, Kamis (8/9/2022) siang.

Meskipun sedang disupervisi KPK, Kombes M Yoris optimistis menuntaskan pesoalan RS Boking secepatnya. “KPK juga masih sedang melakukan supervisi di RSP Boking, kami akan menuntaskan kasus Boking secepatnya,” ujarnya kepada wartawan.

Jumpa pers di Polda NTT tersebut bukan soal kasus rumah sakit Boking, namun terkait pengambilalihan penanganan kasus pengadaan benih bawang merah di Kabupaten Malaka pada 2018, yang awalnya ditangani Polda NTT, kini ditangani KPK. Untuk kasus benih bawang merah ini diduga merugikan negara sebesar Rp5,2 miliar

Adapun RSP Boking diresmikan pada 21 Mei 2019 oleh Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piether Tahun. Rumah sakit ini terdiri dari 10 kamar pasien, satu kamar IGD dan kantor. Namun, sampai saat ini, rumah sakit yang berada di puncak bukit di Kecamatan Boking itu sama sekali belum dimanfaatkan. (gma)

 

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.