Setiap Kabupaten Harus Punya 3 Komoditas Unggulan

  • Whatsapp
Johozua M Yoltowu/Foto: Gamaliel

Kupang–Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa dan PDTT Johozua M Yoltowu mengatakan setiap kabupaten harus memiliki tiga komoditas unggulan.

Johozua mengatakan itu kepada wartawan seusai menyampaikan materi kepada 50 pendeta yang tergabung dalam komunitas ‘Pendeta Suka Tani’ yang digelar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lapangan Nekamese, Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Jumat pekan lalu.

Read More

Dia mengatakan setiap hari Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo mengundang sedikitnya tiga bupati untuk berdiskusi mengenai produk yang diunggulkan di daerah.

Baca Juga :  Menteri Desa Peringatkan Keras Pengutip Dana Desa

Nantinya Kementerian Desa dan PDTT akan mencari mitra untuk mendanai komoditas tersebut seperti Bulog atau lembaga perbankan lewat kredit usaha rakyat (KUR). “Para bupati diminta hanya fokus pada tiga komoditas, jangan banyak komoditas karena nanti sebarannya tidak kuat dalam penetapan skala,” katanya.

Menurutnya, peluncuran PT Mitra BUMDes Nusantara yang dilakukan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta 27 April 2017 lalu bertujuan mengontrol komoditas pangan yang dikembangkan di desa.

Dengan demikian, komoditas yang dikembangkan di desa betul-betul menjadi modal dan aset desa. Tidak ada ruang bagi tengkulak maupun spekulan untuk menyusupkan modal mereka ke BUMDes.

Baca Juga :  Kades di TTU Diduga Curi Dana Desa Rp1,3 Miliar

Menuurut Johozua, proteksi seperti itu memungkinkan kontrol terhadap komoditas dikembangkan desa-desa berjalan lancar yang pada akhirnya desa mampu berdiri sendiri dan tidak bergantung lagi kepada dana desa.

Puluhan pendeta tersebut berada di SMK Lapangan Nekamese untuk belajar teknik pertanian moderen yang nantinya diajarakan kepada petani yang juga jemaat gereja di desa. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *