Senin, Komisi V DPR Kunker Pengelolaan Dana Desa di NTT

  • Whatsapp
Ilustrasi Desa di Langkat

Kupang–Sebanyak 15 anggota Komisi V DPR akan melakukan kunjungan kerja (kunker) di di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga hari mulai Senin, 2 Mei 2016.

Rombongan DPR dipimpin Ketua Komisi V Fary Francis akan melakukan dialog bersama kepala desa dan pengelola dana desa di Desa Kuanheun, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Read More

Mereka akan melihat langsung pengelolaan dana desa maupun kesiapan pendamping desa di desa-desa di kecamatan tersebut.

“Komisi V akan memberikan pengarahan mengenai pengelolan dana desa. Merka juga akan mendapatkan masukan dari kepala desa dan pengelola dana desa apakah dirasa perlu membentuk panitia kerja (panja) pengelolaan dana desa,” kata Fary, Jumat (29/4/2016) malam.

Baca Juga :  Mendes PDTT: Semua Regulasi yang Diterbitkan Harus Memilki Village Summary

Pengarahan anggota Komisi V bertujuan dana desa yang dikucurkan tahun ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarkat desa. Seperti diketahui, Komisi V menolak adanya campur tangan pihak ketiga dalam pengelolaan dana desa. Sebaliknya, dana desa harus dimanfaatkan seutuhnya oleh masyarakat desa.

Ia mengatakan sana desa harus dikelola oleh masyarakat, bukan dikelola pihak ketiga seperti kontraktor. Dengan demikian, dana tersebut terserap sesuai fungsinya yakni membangun desa.

Kegiatan lain yang dilakukan anggota Komisi V ialah meninjau sarana dan prasarana pengelolaan air bersih di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang guna mendukung pemenuhan air bersih di daerah ini.

Anggota Komisi V juga akan menghadiri seminar nasional yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Kupang. Seminar ini akan membahas pengelolaan dana desa yang dihadiri oleh para kepala desa, camat, dan pengelola dana desa.

Baca Juga :  Doa Politisi Gerindra Sindir Presiden, Apa Pantas?

Selain kunjungan kerja ke Kupang, anggota Komisi V lainnya juga melakukan kunjungan kerja yang sama di Sumatera Utara, juga terkait pengelolaan dana desa. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *