Semburan Lumpur di Semau Akibat Pergerakan Lempeng Australia

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi

Kupang—Lintasntt.com: Pakar Pertambangan Universitas Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur Noni Banunaek mengatakan, semburan lumpur dingin di Pulau Semau, Kabupaten Kupang dampak dari pergerakan lempeng Australia.

Pergerakan lempeng Australia yang mengakibatkan gempa berkekuatan 7.1 pada Sabtu pekan lalu yang kemudian memicu semburan lumpur. Adapun lokasi semburan adalah mud volkano atau gunung lumpur.

“Lempeng Australia bergerak dengan kecepatan tujuh sentimer per tahun menghasilkan tekanan sehingga batuan yang bersifat liat (lumpur) naik ke permukaan,” ujarnya, Selasa (3/3).

Lempeng Australia bergerak ke lempeng Eurasia di utara. Semburan lumpur tersebut tidak hanya terjadi di Desa Uiasa, Pulau Semau tersebut tetapi juga terjadi di wilayah lainnya di Pulau Timor. “Di pantai selatan Pulau Timor juga ada semburan lumpur,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Minta Migrasi Listrik Prabayar Jangan Seperti Maling

Menurutnya lumpur yang keluar dari perut bumi bersuhu panas, mengandung belerang atau gas berbahaya. Lokasi lumpur juga bisa dijadikan tempat eksplorasi untuk pengeboran minyak bumi. Akan tetapi lumpur yang muncul di Pulau Semau bersuhu dingin.

“Suhu lumpur dingin karena sumbernya jauh di perut bumi. Lumpur naik perlahan-lahan ke atas sehingga suhunya sudah dingin. Berbeda jika lumpur cepat keluar, suhunya akan panas,” ujarnya. (sumber: mediaindonesia/palce amalo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *