Sejumlah Atlet PON Papua Positif Covid-19

  • Whatsapp
Foto: Media Indonesia

Jayapura – Menpora Zainudin Amali memastikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tetap jalan meskipun ada temuan beberapa atlet positif covid-19.

. “Saya kira dari awal mereka datang kan sudah divaksin. Jadi, kalau toh ada 1-2 orang (positif COVID-29) ya biasalah itu. Tidak ada masalah,” kata Menpora, di Mimika, hari ini. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Mimika Sport Centre yang menjadi arena sejumlah cabang olahraga, seperti atletik dan basket.

Read More

Menurut dia, atlet yang diketahui positif COVID-19 akan langsung menjalani karantina, sementara atlet-atlet lain tetap menjalani kegiatan seperti biasa. “Satu kena, (PON) langsung dihentikan tidak mungkinlah. Kan sudah berjalan, bahkan ada yang sudah dapat medali,” katanya.

Baca Juga :  Susanti Ndapataka dan Pelatih Naik Pikap, Rombongan Lain Dijemput di VIP

Jadi, Menpora sekali lagi menegaskan bahwa temuan kasus atlet positif COVID-19 tersebut tidak memengaruhi pelaksanaan PON.

“Itu dari awal, dari technical meeting sudah diberitahu bahwa bagi cabang olahraga yang atletnya ada yang terindikasi positif langsung diisolasi. (Atlet) yang lain tetap jalan aja,” tegasnya.

Sebelumnya, diketahui dua atlet judo Provinsi Kalimantan Timur terpaksa harus bertahan di Mimika, Papua, karena terpapar COVID-19, setelah dilakukan uji polymerase chain reaction (PCR) sebelum jadwal kepulangan tim Judo kembali ke provinsinya. P

elatih Judo Kaltim, Adianoor mengatakan dua atlet tersebut yakni Melia Kubus dan Eko Haryono yang saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit di Mimika. “Jadwal kepulangan tim Judo Kaltim menuju Kaltim pada 3 Oktober 2021, dari tiga atlet yang manjalani tes PCR dua atlet dinyatakan positif dengan status tanpa gejala,” kata Adianoor.

Baca Juga :  Petinju NTT Menang TKO atas Petinju Korea

Adianoor mengaku tetap bertahan di Mimika untuk menemani dua anak didiknya hingga kepulangan menuju Kalimantan Timur. “Untuk dua atlet yang positif dijadwalkan menjalani tes ulang PCR, kami sudah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan KONI Kaltim, semoga hasilnya ada perubahan dan kami segera pulang,” kata Adiannor. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *