Sambut Natal, PLN Berhasil Nyalakan Listrik di Desa ‘Negeri di Atas Awan’

  • Whatsapp
Foto: PLN

Ki’e – Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat di Desa Fatu’ulun, Kecamatan Ki’e, Timor Tengah Selatan, NTT akhirnya menikmati listrik PLN.

Pada 16 Desember 2021, PLN melakukan penyalaan listrik secara simbolis listrik di desa yang dijuluki ‘Negeri diatas Awan’ tersebut.

Penyalaan listrik dilakukan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko bersama Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piether Tahun. “Luar biasa lokasi sampai sini, menantang dan alam indah sekali,” kata Agustinus Jatmiko saat turun dari mobil di Fatu’ulun.

Di TTS, rumah yang berlistrik baru sekitar 101 ribu dari total 143 ribu, jadi masih ada 42ribu keluarga atau rumah yang belum menikmati listrik. Sedangkan di Fatuulan ada 525 keluarga,

“Jadi bapak dan mama desa di sini mulai hari ini sudah bisa menikmati listrik. Kami dari PLN , setiap hari membangun kelistrikan diseluruh Kabupaten tersebar di NTT. Jadi Kami berharap untuk rasio elektrifikasi di TTS segera meningkat dan kedua dengan hadirnya listrik di Desa Fatuulan, masyarakat harus berhati-hati dan tahu tentang manfaat dan bahaya listrik. Tolong dimanfaatkan listrik agar semakin sejahtera, produktif dan meningkatkan perekonomian desa, terlebih pesona desa ini menjadi daya tarik wisatawan dan pelaku UMKM yang ada didesa bisa lebih sejahtera,” tutur Jatmiko.

Melistriki desa khusunya di daerah 3T cenderung sulit karena Jarak yang ditempuh untuk sampai di Desa ini memerlukan waktu 6 jam dan berada di atas gunung yang berada di ketinggian 1800 mdpl dengan medan terjal naik turun,

Baca Juga :  Karyawan Hotel Aston Kupang Jalani Swab Antigen, Ini Hasilnya

Jadi akses jalan menantang dalam membawa material untuk melistriki di desa ini.

Bupati Egusem menyampaikan, “Kita sangat bersyukur boleh hadir disini bersama PLN dan ini perhatian khusus dari PLN , kita di TTS kurang lebih masih ada 42 ribu belum menikmati listrik, jadi kabel yang sudah lewat ini harus dimanfaatkan untuk pasang listrik dan juga seperti pesan pak GM listrik bisa jadi teman dan bisa jadi lawan . harapan saya dapat mendorong masyarakat bisa meningkatkan taraf hidupnya dengan menggunakan listrik dari PLN bisa menyimpan tahan lama yang punya ikan atau puskesmas dalam menyimpan vaksin dan kalau listrik sudah masuk , semoga provider , sinyal juga masuk. Usaha barang elektronik lainnya bisa menggunakan listrik , jadi banyak kegiatan positif lainnya. Kami mengapresiasi kerja cepat dari PLN yang dari waktu ke waktu semakin meningkat,” ucap Bupati TTS.

Tambah Bupati, “. Untuk itu yang pertama, kepada seluruh kepala desa yang hadir menghimbau kepada masyarakatnya agar berkewajiban bapak/ibu untuk pasang listrik manfaatkan listrik yang sudah masuk di desa yang disebut ‘negeri diatas awan’. Kedua hati-hati dalam penggunaan listrik, tolong bapak mama yang memiliki pohon yang dekat atau kena jaringan jangan dilakukan pemotongan sendiri, harus melaporkan ke PLN agar tim PLN yang memotongnya dan seluruh warga juga harus mengijinkan kabel listrik lewat. Imbuhnya

Baca Juga :  PLN NTT Hadirkan Listrik di 23 Desa Terpencil

Sementara itu, salah satu warga bernama Matheos yang berumur 71 tahun dan pensiunan PNS ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PLN.

“Baru beberapa hari ini listrik sudah menyala dan saya sangat merasa senang. Saya 18 tahun di Kupang dan sekarang tinggal di kampung halaman selama 52 tahun akhirnya menikmati listrik. Ini rumah orang tua saya dan disini saya tinggal bersama 1 orang lagi”ucapnya.

Berdasarkan data dari PLN UP2K Kupang, untuk melistriki desa tersebut PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 7,820 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 15,920 kms dan 4 buah gardu dengan total 200 kVA dengan nilai investasi sebesar Rp 5 milliar

Dalam 1 tahun terakhir, Rasio Elektrifikasi di NTT khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan meningkat sebanyak 1,77 persen. Dari sebelumnya 68,85 persen, sekarang sudah mencapai 70,62 persen.

Sedangkan untuk Rasio Elektrifikasi Provinsi NTT meningkat sebanyak 1,35 persen. Dari sebelumnya 87,62 persen, sekarang sudah mencapai 88,96 persen. Secara bertahap, PLN berkomiteman untuk mewujudkan energi yang berkeadilan bagi seluruh pelosok negeri terutama di daerah yang tergolong daerah 3T. PLN akan terus membangun infrastruktur kelistrikan pada seluruh desa – desa lainnya yang tersebar di NTT.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *