Sail Komodo Jadi Model Percepatan Pembangunan

  • Whatsapp

LABUAN BAJO—LINTASNTT.COM: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta gubernur bersama bupati dan wali kota di Nusa Tenggara Timur menjadikan Sail Komodo sebagai salah satu model percepatan pembangunan di daerah itu.

Presiden mengatakan itu saat menyampaikan sambutan pada acara puncak Sail Komodo 2013 di Pantai Pede, Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (14/9).

“Terus kedepankan pengelolaan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan ajak masyarakat mencintai kebersihan dan keindahan pantai dan wilayah pesisir di provinsi ini,” katanya.

Pada acara puncak Sail Komodo, pemerintah menghabiskan dana sebesar Rp60 miliar. Dana sebesar itu belum termasuk pembangunan infrastruktur pendukung di Manggarai Barat dan kabupaten lainnya di NTT sebesar Rp3 triliun. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) yang dikelola sejumlah kementerian.

Kementerian Perhubungan bertugas memperpanjang bandara Komodo di Manggarai Barat sehingga sudah bisa didarati pesawat berbadan lebar jenis boeing. Adapun Kementerian Pekerjaan Umum membangun jalan, dan jembatan. Kemudian Kementerian Daerah Tertinggal menyiapkan air bersih bagi warga, dan Kementerian Perumahan Rakyat melakukan bedah rumah.

Baca Juga :  Komisi V DPR Prihatin atas Kebakaran KM Santika Nusantara

Masalah air bersih di Labuan Bajo misalnya, sudah berhasil diatasi. Saat ini masyarakat tidak lagi mengonsumsi air dari sumur, melainkan berasal dari air perusahaan daerah air minum (PDAM). Presiden juga mengajak pemerintah dan masyarakat NTT bersinergi untuk mendukung akselerasi pembangunan di daerah tersebut.

Ia mengatakan sesuai dengan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), NTT bersama Nusa Tenggara Barat dan Bali ditetapkan ke dalam koridor lima percepatan dan perluasan ekonomi yakni sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional.Triliunan dana digelontorkan lewat 136 proyek yang meliputi pembangunan peternakan, perikanan, pariwisata, dan infrastruktur.

ia minta pemerintah daerah bersama dunia usaha bersinergi mendukung akselerasi pembangunan di Provinsi ini. “Pedomani dan jalankan MP3EI agar investasi dapat dikembangkan secara lebih luas lagi,” katanya.

Baca Juga :  Keterlibatan Perempuan Satu dari 18 Tujuan SDGs Desa

Pembukaan acara puncak Sail Komodo ditandai dengan bunyi sirine dan penerbangan balon udara. Acara juga dimeriahkan dengan Sailing Pass 21 KRI, tujuh kapal pemerintah dan yacht rally dari 17 negara serta parade 5 kapal besar. Acara pembukaan juga dimeriahkan atraksi terjun payung oleh tujuh penerjun serta heli water jump.

Selain itu tampil sekitar 150 penari melakukan atraksi budaya yakni sendratari berjudul’Legenda Komodo dan Seni Budaya Manggarai”, dan Parade dan Pesona Seni dan Budaya Flobamora diiringi musik dan visual panorama alam NTT. (GBA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *