Rombak Direksi, Bank NTT Fokus Perbaiki NPL

  • Whatsapp
Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana/Foto: lintasntt.com

Kupang  –  Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT) kini fokus memperbaiki rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) yang tercatat sebesar 4%.

Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana mengatakan NPL sebesar itu merupakan akumulasi dari 15 tahun terakhir, dan Kantor Bank NTT Cabang Surabaya, Jawa Timur tercatat sebagai penyumbang NPL terbesar. “Lumayan, mencapai dua digit,” katanya.

Read More

Karena itu, tugas utama pelaksana tugas (Plt) Direktur Umum (Dirut) Bank NTT hasil perombakan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, Rabu (6/5), kata Jodjana ialah menyelesaikan persoalan NPL tersebut. “Kalau NPL bisa di recover, semoga laba bersih meningkat,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Belu Angkut 5.000 Bibit Ubi Ungu dari Kebun Medah

Saat ini, Bank NTT Cabang Surabaya dilarang melayani kredit, bahkan kantor cabang yang dulunya berukuran besar, telah dikecilkan. Sejumlah karyawan dirotasi dan dirumahkan, serta  beberapa di antaranya mengundurkan diri.

Bank NTT mengelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2010 dan RUPS Luar Biasa Tahun Buku 2020 di Kupang, memutuskan melakukan perombakan direksi untuk penyegaran sekaligus menciptakan tim kerja yang solid dan super.

Adapun Izhak dipersiapkan untuk menempati jabatan baru sebagai direktur kepatuhan. Direktur Dana, Hary Alexander Riwu Kaho menjadi pelaksana tugas (Plt) direktur utama merangkap direktur kredit

Sedangkan Direktur Kredit, Absalom Sine menjabat direktur dana. Posisi dua direktur lainnya belum bergeser yakni Direktur Umum Yohanis Landu Praing dan Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu. Namun, tambah Jodjana, posisi dua direktur itu bKl  dirotasi yakni Hilarius Minggu akan menjabat direktur umum, dan Yohanes Landu Praing menjabat direktur kredit. (sumber: mi/p)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *