Road Show untuk Korban Seroja, Hanura NTT Bantu 227 KK di Adonara

  • Whatsapp
Ketua DPD Hanura NTT. Refafi Gah Menyerahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Adonara. Foto: DPD Hanura NTT

Adonara – DPD Partai Hanura Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melanjutkan misi sosialnya dalam rangka membantu korban badai seroja di berbagai kabupaten di daerah itu.

Kali ini, rombongan yang dipimpin Ketua DPD Hanura NTT Refafi Gah, menyalurkan bantuan untuk korban Seroja di tiga titik di Pulau Adonara, Flores Timur. Titik pertama di Desa Nayubaya yang diterima langsung Kepala Desa Yohanes Lamen mewakili 43 kepala keluarga (KK).

Read More

Titik kedua lokasi utama banjir bandang Desa Nelelamadike yang sementara ditampung di SD Inpres Lamadike sebanyak 94 KK.

Titik ketiga di Desa Nobo 90 KK. Bantuan yang diserahkan berupa bahan makanan ringan untukk anak-anak, pakaian layak pakai dan beras sekira dua ton dan sembako lainnya seperti mie instan, gula, kopi, sikat gigi, odol dan sabun mandi dan sabun cuci, pempres anak-anak dan pembalut wanita.

Ketua DPD Hanura NTT didampingi Sekretaris Elias Koa, Korwil flotim, Lembata dan Alor Siprianus Woka Ritan, Ketua DPC Hanura Flores Timur Kuz Diaz Alfi dan Sekretaris Marianus Ritan. Hadir pula Anggota DPRD Flotim dari Partai Hanura Mell Fernandes dan Emanuel Tukan dan pengurus DPC dan PAC Hanura sedaratan Adonara.

Baca Juga :  Siloam Hospitals Tangani Kesehatan 532 Warga Terdampak Bencana di Malaka

Kepala Desa Nobo Siprianus Basistria menyampaikan terima kasih kepada Partai Hanura yang sudah ikut merasakan duka dan bencana yang masyarakat Desa Nobo alami, yakni bencana banjir bandang. “Semoga Partai Hanura terus berbagi dan berkembang besar serta lebih dekat lagi di hati masyarakat NTT, khususnya kami di Adonara,” kata Siprianus.

Terpisah, Kepala Desa Nayubaya Johanes Kolin menyampaikan rasa terima kasih kepada Partai Hanura dan Ketua DPD Hanura NTT bersama rombongan yang sudah mengunjungi desa tersebut dan ikut meringankan beban mereka.

“Kami juga menitipkan pesan kepada Ketua DPD yang juga adalah Waket Komisi IV, yang mengurusi infrastruktur dan perhubungan untuk memperjuangkan beberapa ruas jalan provinsi dan jalan yang hubungkan kampung adat yang putus akibat bencana Seroja kemarin,” sambung Johanes.

Ketua DPD dalam tanggapannya menjelaskan, terkait dengan kewenangan provinsi akan disampaikan kepada teman-teman DPRD asal Flotim untuk dimasukan dalam pokir A nggota DPRD asal Flotim agar mendapatkan perhatian.

“Terkait dengan bantuan bencana ini, bahwa kami Partai Hanura yang berlabelkan hati nurani rakyat, sudah seharusnya ikut serta merasakan apa yang dirasakan oleh msyarakat saat mengalami bencana atau duka,” kata Refafi. “Jadi kami Partai Hanura harus selalu hadir di tengah masyarakat, baik saat suka maupun duka,” sambungnya.

Baca Juga :  Tahapan Aksi Cegah Stunting Melalui Intervensi Remaja Mulai Digelar di Kabupaten Kupang

Menurut Refafi, dia tidak ingin Partai Hanura dicap, hanya hadir saat hajatan politik saja. Meski demikian, Refafi akui, pihaknya juga memberikan semua bantuan itu dari kekurangan yang mereka miliki. Sehingga dia berharap, masyarakwt tidak melihat dari jumlahnya, tetapi lihatlah nilai kebersamaan yang dibangun untuk selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan.

“Sebagai Ketua DPD saya sudah instruksikan untujk seluruh DPC Hanura di NTT ikut berbagi kasih dan merajut kebersamaan bersama masyarakat yang tertimpa bencana alam Seroja ini di daerahnya masing-masing,” tandasnya.

Korwil Hanura Flotim, Lembata dan Alor Siprianus Woka Ritan menambahkan, bantuan yang diberikan adalah murni partisipasi seluruh kader, pengurus, simpatisan dan keluarga besar Hanura, baik di DPC maupun yang ada di DPD. “Sehingga kami berbagi dari kekurangan yang ada pada kami semua keluarga besar Hanura,” jelas Siprianus.

Sementara Sekretaris Hanura NTT Elias Koa menyampaikan, dengan adanya musibah Seroja ini, mala di bawah komando Ketua DPD Hanura NTT Refafi Gah, seluruh kader Hanura, baik yang di legislatif maupun badan pengurus harian (BPH) ikut merasakan duka yang dialami oleh seluruh masyarakat yang tertimpa bencana ini.

“Sehingga dengan sadar, dan panggilan nurani, ikut berpartisipasi meringankan beban mereka yang tertimpa,” tutup Dia. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *