Puing diduga Pesawat Trigana Air Ditemukan

  • Whatsapp
uing diduga bagian dari pesawat Trigana Air yang jatuh pada Minggu (16/8/2015) terlihat di foto yang diambil di daerah pegunungan di distrik Oksibil. Foto tersebut dikeluarkan oleh Basarnas, Senin (17/8/2015). Petugas sedang berusaha menuju tempat kejadian jatuhnya pesawat yang membawa 54 orang tersebut. Foto: Afp/Basarnas/Metrotvnews.co,
uing diduga bagian dari pesawat Trigana Air yang jatuh pada Minggu (16/8/2015) terlihat di foto yang diambil di daerah pegunungan di distrik Oksibil. Foto tersebut dikeluarkan oleh Basarnas, Senin (17/8/2015). Petugas sedang berusaha menuju tempat kejadian jatuhnya pesawat yang membawa 54 orang tersebut. Foto: Afp/Basarnas/Metrotvnews.co,

Jakarta–Tim gabungan SAR berhasil memotret lokasi puing pesawat Trigana Air di pedalaman hutan di Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, Papua. Pesawat yang mengangkut 54 orang itu tak tersisa bagian besar dan hanya menyisakan serpihan kecil saja.

Tampak dari foto yang dirilis Badan SAR Nasional, Senin (17/8/2015), rimbunnya pepohonan tersibak dan memperlihatkan permukaan tanah. Di permukaan tanah itu terlihat beberapa puing-puing pesawat berwarna putih.

Di sekitar lokasi berupa pohon-pohon berwarna hijau. Tetapi tampak pula beberapa pohon yang berdaun kecoklatan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya Pnb Soelistyo menyebut luas lokasi jatuhnya pesawat itu sekitar 20 meter x 100 meter. Hal itu diungkapkan Sulistiyo saat menggelar jumpa pers di Base Ops Lanud Jayapura, tadi sore.

Baca Juga :  BUM Desa Akan jadi Badan Hukum Seperti PT dan Koperasi

Sulistiyo mengatakan dari gambar udara yang diambil tim, hanya terlihat puing kecil pesawat yang berserakan. Dia menduga pesawat itu menabrak pohon di pegunungan itu berkali-kali dan masuk ke dalam lebatnya hutan.

Mengenai kemungkinan pesawat terbakar setelah menabrak pohon, Soelistyo tidak menjawab secara pasti. Namun kemungkinan pesawat terbakar itu ada lantaran asap sempat terlihat oleh masyarakat sekitar.

Soelistyo juga mengaku bahwa hingga saat ini tim SAR belum bisa mencapai lokasi akibat hujan lebat dan kabut yang menyebabkan jarak pandang hanya sejauh 1 meter. Saat ini tim SAR itu diperkirakan sudah berada di jarak 1,5 km dengan lokasi ditemukannya puing tersebut. (detikcom)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *