Program DWP Kemendes PDTT Diarahkan untuk Mewujudkan 18 Tujuan SDGs Desa

  • Whatsapp
Foto : Kemendes PDTT

Jakarta – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengikuti peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-21 di Opperational Room Kantor Kemendes PDTT, Senin (7/12/202).

Peringatan HUT ke-21 DWP mengambil tema Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia.

Read More

Dewan Pembina DWP Kemendes PDTT, Lilik Umi Nasriyah mengatakan, bahwa tugas dan tanggung jawab wanita sangat berat. Menurutnya, selain menjadi tiang negara, wanita juga sebagai pendidik yang utama dan pertama dalam keluarga.

“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, bahwa wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya,” jelasnya.

Baca Juga :  Gus Menteri Yakin SDGs Desa Mewujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan di Desa

“Nah, itu adalah merupakan tanggung jawab yang sangat berat. Karena memang wanita itu adalah pendidik yang utama dan pertama. Sehingga untuk menjaga ketahanan keluarga ini, itu peran serta wanita itu sangat tidak diragukan,” sambung istri Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar ini.

Sebagai mitra strategis pemerintah, DWP Kemendes PDTT terus bersinergi untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional berkelanjutan utamanya program-program di lingkungan Kemendes PDTT.

Oleh karena itu, kegiatan dan program-program DWP Kemendes PDTT di arahkan untuk mewujudkan Sustainable Developmen Goals (SDGs) desa. Di mana dari 18 tujuan SDGs desa terdapat satu tujuan untuk menjadikan desa ramah perempuan.

“Sehingga program Dharma Wanita Persatuan Kemendes ini juga harus juga mengarah ke arah sana (SDGs Desa) dan itu pun tentunya masih bersinergi dengan tujuan pembangunan nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergikan SDGs Desa, Gus Menteri Minta Desa-Desa Lakukan Pendataan secara Mikro

Umi Lilik berharap, di usia yang ke-21, DWP bisa terus semangat untuk memberdayakan wanita-wanita di Indonesia dalam mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia. “Harapan saya, Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDTT semakin semangat, eksis dan maju.

Khususnya pemberdayaan untuk anggota Dharma Wanita dan memberdayakan perempuan secara umum,” tururnya. Ia juga meminta kepada anggota DWP untuk terus mengembangkan kapasitas diri, tidak gagap teknologi (gaptek) dan kurang informasi di era digital ini.

“Ibu-ibu tidak boleh gaptek. Karena anak-anak sekarang sudah canggih semua. Kalau orang tua gaptek kita tidak bisa mengontrol anak-anak kita. Kita juga harus update informasi, mengembangkan diri sehingga kita bisa mengawasi dan menjaga anak-anak kita,” pintanya.

Sebagai informasi, dalam peringatan ini HUT ke-21, DWP Kemendes PDTT juga menggelar imunisasi serviks di lingkungan Kemendes PDTT. (gma/Kemendes PDTT)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *