Presiden Jokowi Tinjau Pompa Hidram Program Kodam IX/Udayana di Desa Oinlasi

  • Whatsapp
Foto: Korem 161 WIrasakti

Soe- Presiden Joko Widodo meninjau Pompa Hidram Program Kodam IX Udayana di Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (24/3/2022).

Tiba di lokasi peninjauan, Kepala Negara menyimak penjelasan panel yang disampaikan oleh Wakil Asisten Logistik Kasdam IX/Udayana, Letkol Kav Djefri Marsono Hanok.

Read More


“Proyek Pompa Hidram tersebut dilaksanakan di seluruh wilayah Kodam IX/Udayana yang mencakup Bali dan Nusa Tenggara. Untuk keseluruhan di Bali Nusra ada 227 pompa, dan di NTT ada 175 titik, termasuk di dalamnya TTS ada 43 titik,” ujarnya.

Letkol Jefri menjelaskan kegiatan pengadaan Pompa Hidram ini akan dilanjutkan pada tahun berikutnya, untuk kebutuhan penyediaan air minum maupun pertanian. “Sekarang kita sudah mengerjakan untuk yang pertanian ada dua titik yang dikerjakan, pertama di Rote Ndao dan kedua di Bali,” tambahnya.

Baca Juga :  Bandara El Tari Masih Beroperasi Sampai Pukul 18.00 Wita

Cara kerja Pompa Hidram ini yaitu sumber air dibendung kemudian dikumpulkan di bak retensi. Setelah itu, air dialirkan menggunakan energi kinetik dengan memanfaatkan sudut elevasi ke bawah untuk kemudian diterima Pompa Hidram.

Setelah itu, Pompa Hidram akan mendorong air ke atas untuk kemudian dimasukkan ke bak reservoir primer lalu ke reservoir sekunder untuk kemudian dialirkan ke rumah-rumah penduduk. Karena menggunakan energi kinetik, Pompa Hidram ini dapat dioperasikan tanpa listrik.

Secara keseluruhan, dari 227 titik yang akan dibangun Pompa Hidram, 201 titik telah selesai dan 26 sisanya masih dalam proses pembangunan. Program Pompa Hidram ini diharapkan dapat bermanfaat bagi 36.849 KK atau 148.995 jiwa se-Bali dan Nusa Tenggara. Di Desa Oinlasi sendiri Pompa Hidram telah selesai dibangun dan dapat digunakan oleh 54 KK atau 210 jiwa.

Baca Juga :  Seorang Pelaku Perjalanan di Maumere Positif Korona

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Pompa Hidram yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Pangdam IX/Udayana, Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Bupati TTS Egusem Pieter Tahun. (*/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *