Potensi Batu warna di Buraen dan Fatuleu Barat Dilirik investor

  • Whatsapp

Kupang – Potensi batu warna ternyata bukan hanya ada di pesisir pantai selatan wilayah kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), namun ada juga di pesisir pantai wilayah Amarasi dan Fatuleu bagian barat kabupaten Kupang.

Hamparan pasir dan batu warna-warni di kelurahan Buraen di kecamatan Amarasi selatan, desa Poto dan siumolo-fatuleu desa Tuakau di kecamatan Fatuleu barat kini dilirik investor.

Adony Tnunai, tokoh masyarakat Buraen baru-baru ini menyampaikan sedikitnya sudah ada dua orang pengusaha yang sudah ke pesisir pantai di wilayah itu untuk mengamati potensi alam tersebut.

“Sudah ada yang datang untuk lihat dan bertemu masyarakat menyampaikan berminat dengan batu warna yang ada nama, namun setelah pertemuan dengan masyarakat mereka belum kembali untuk tindaklanjutnya,”kata Adony di kediamannya di Buraen beberapa pekan lalu.

Bukan hanya di wilayah Amarasi, di kecamatan Fatuleu Barat di pesisir pantai desa Poto dan Siumolo desa Tuakau juga telah didatangi investor. Bahkan di Siumolo kata Pace Fina, warga setempat sudah ada ijin tambang yang diterbitkan pemerintah provinsi NTT, sementara di Desa Poto sementara dalam proses perizinan.

Di kabupaten TTS, potensi batu warna menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan batuan atau galian C.

Perusahaan yang memiliki ijin tambang batu warna di wilayah itu diwajibkan membeli Kupon atau retribusi di dinas PUPR. Kupon tersebut menjadi salah satu dokumen angkut Untuk setiap tonase batu warna yang keluar dari wilayah TTS.

Sementara warga setempat mendapat manfaat dari jasa yang dikeluarkan untuk memungut, memilah dan mengumpulkan batu warna sesuai jenis dan ukurannya.

Upah yang diterima warga bervariasi sesuai ukuran dan warna batu atau pasir yang diisi dalam karung berkapasitas 40 kilogram. Besaran upah kumpul perkarung antara Rp7.000 hingga Rp20.000 perkarung. (Jmb)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.