Positif Korona Terus Melonjak, NTT Waspadai Klaster Keluarga

  • Whatsapp
Jumpa Pers Penanganan Pandemi Korona di NTT/Foto: lintasntt.com

Kupang – Pemerintah Provinsi NTT mewaspadai penularan covid-19 dari klaster keluarga menyusul terus melonjaknya kasus korona di daerah itu.

“Yang diantisipasi saat ini adalah transmisi di tingkat keluarga. Hal-hal yang berkaitan denan berkumpul dan pesta tidak dilarang tetep menerapkan protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Percepatan dan Penanganan Covid-19 NTT dokter Dominikus Mere dalam jumpa pers di Kantor Gubernur NTT, Kamis lalu.

Read More

Menurutnya, transmisi keluarga sudah terjadi di beberapa daerah. Karena itu, koordinasi dan gugus tugas provinsi bersama kabupaten dan kota terus dilakukan terutama yang berkaitan dengan penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Penegakan disiplin harus dilakukan karena peningkatan kasus covid-10 seiring dengan menurunnya tingkat disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurutya, salah satu yang dibahas bersama gugus tugas kabupaten dan kota ialah kemungkinan kembali menerapkan kewajiban rapid test bagi pelaku perjalanan sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir lonjakan kasus.

“Khusus pelaku perjalanan, kita akan lakukan rapat koordinasi dngan bidang yang menangani di pintu masuk dan penanganan transportasi untuk mengevaluasi hal-hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan NTT tersebut.

Adapun positif korona di NTT sampai Sabtu (19/9) pagi tercatat 315 orang terdiri dari 130 orang dirawat, 180 orang sembuh dan 5 orang meninggal. (gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.