Pompa Hidram TNI-AD Satar Mese-Manggarai Jadi Pilar Utama Turunkan Angka Stunting

  • Whatsapp
Kasrem 161/Wira Sakti Kupang, Kolonel Simon Petrus Kamlasi bersama masyarakat Desa Popo, Kecamatan Satar Mese/dok

Ruteng –Kehadiran Pompa Hidram TNI-AD di Desa Popo, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menjadi pilar utama dalam menangani permasalahan kesehatan anak terkait stunting.

Langkah proaktif ini dilakukan oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kupang, Kolonel Simon Petrus Kamlasi secara langsung memimpin penyaluran pompa hidram pada tahun 2021.

Read More

Darius Ceha, Kepala Desa Popo, dengan tegas menggambarkan peran strategis Pompa Hidram ini dalam menurunkan angka stunting yang sebelumnya sangat tinggi di wilayah tersebut. “Sebelumnya, angka stunting mencapai 26 persen, namun setelah adanya Pompa Hidram, angka tersebut menurun drastis menjadi 12 persen saja,” ungkapnya.

Tidak hanya memperbaiki akses air bersih, tetapi Pompa Hidram juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Desa Popo. Monaldus Pangg, Kepala Dusun Pora, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Pompa Hidram ini yang membawa perubahan signifikan.

“Kami merasa seperti melawan ciptaan Tuhan dengan kesenangan yang luar biasa karena sekarang anak-anak kami memiliki akses yang lebih baik terhadap air bersih,” ujarnya penuh semangat.

Komitmen Kolonel Simon Kamlasi untuk terus mendukung program Pompa Hidram juga menjadi pendorong utama keberhasilan ini.

“Saya akan tambah pompa lagi untuk memastikan akses air bersih tetap terjaga dengan baik. Kita juga harus menjaga alam dan air agar manfaat ini dapat dinikmati secara berkelanjutan,” tutur Kolonel SPK, demikian bisa disapa.

Diharapkan keberhasilan program Pompa Hidram di Desa Popo dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain yang mengalami tantangan serupa. Camat Satarmese Utara, David S. Jehadu, menyambut hangat langkah-langkah ini dan mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada masyarakat desa tersebut.

Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan angka stunting di wilayah ini dapat terus menurun, mencerminkan perubahan positif yang nyata bagi kesehatan anak-anak di Desa Popo dan sekitarnya. (*)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.