Polri Tidak Ajukan Calon Dalam Bursa Presiden Interpol

  • Whatsapp
Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Pol Johanis Asadoma

Nusa Dua–Polri tidak akan mengajukan calon dalam pemilihan presiden Interpol jelang habisnya masa jabatan Presiden Interpol Mireille Ballestrazzi.

Pengganti Mireille akan ditentukan dalam rapat pleno Sidang Umum Interpol ke-85 pada hari terakhir yakni Kamis (10/11), kata Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Pol Johanis Asadoma, di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Selasa (8/11).

“Presiden Interpol akan mengakhiri masa jabatan tahun ini dan akan digantikan dengan yang baru,” kata Brigjen Johanis.

Ia mengatakan Polri tidak akan mengajukan nama untuk menjadi calon presiden Interpol walau Indonesia saat ini adalah tuan rumah pelaksanaan Sidang Umum Interpol.

Ia menambahkan, Polri akan mengajukan kandidatnya untuk mengisi jabatan di Komite Eksekutif Interpol.

Baca Juga :  Tiga Kapal Perang Australia Halau Imigran di Laut Timor

“Yang menjadi wacana adalah bagaimana salah satu anggota Polri bisa menjadi anggota Komite Eksekutif Interpol,” ujarnya.

Dalam bursa calon Presiden Interpol, menurut Johanis, baru negara China yang mencalonkan kandidatnya sebagai calon presiden Interpol.

“Informasi yang berkembang yang sudah mengajukan untuk menjadi calon presiden itu dari China. Negara lain, saya belum dengar,” kata dia.

Beijing, China terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Umum Interpol ke-86 pada 2017.

Sidang Umum Interpol ke-85 digelar pada 7-10 November 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali.

Sebanyak 1.360 orang delegasi negara anggota Interpol dan nondelegasi menghadiri sidang tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 830 orang anggota delegasi terdiri atas 13 orang menteri dari 13 negara, 59 orang kepala kepolisian, 11 orang anggota Komite Eksekutif Interpol, 94 orang ketua delegasi negara anggota Interpol, 651 orang anggota delegasi negara anggota Interpol dan dua orang duta besar.

Baca Juga :  Amerika-Korea Utara Diambang Perang Nuklir

Sementara jumlah peserta nondelegasi yang hadir sebanyak 429 orang yang terdiri 52 pengamat, 368 peserta pameran dan sembilan orang tamu undangan.

Sementara tercatat ada 101 orang yang menemani para delegasi dan non-delegasi tersebut. (sumber: Antaranews.com)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *