Polisi Lepas Empat Orang Terduga ISIS

  • Whatsapp
Ilustrasi ISIS/Foto:Theguardian.com
Ilustrasi ISIS/Foto:Theguardian.com

Kupang–Lintasntt.com: Kepolisian Resort (Polres) Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) melepas empat warga orang yang sebelumnya ditangkap di Pulau Adonara karena diduga anggota ISIS.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Flores Timur Iptu Erna Romakia mengatakan sesuai hasil pemeriksaan, empat orang tersebut melakukan kegiatan terkait ISIS tidak terbukti.

Empat orang yang ditangkap terdiri dari tiga warga Bangladesh yakni Muhamad Monirulis Islam, Muhammad Maksudur Rahman, dan Abdullah Malawe, dan satu warga Indonesia keturunan Bangladesh bernama Muhammad Idris Ali. Ali menikah dengan perempuan asal Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Flotim.

“Mereka anggota Jemaah Tabligh melakukan kegiatan keagamaan di Adonara, memiliki identitas dan surat-surat termasuk paspor,”ujarnya, Senin (16/3).

Baca Juga :  12 Kades di Malaka Belum Kembalikan Uang Korupsi, Diserahkan ke Jaksa

Ia menyebutkan saat penangkapan masih ada enam jemaah Tabligh asal Bangladesh melakukan kegiatan keagamaan di Sagu, ibu kota Kecamatan Adonara Tengah, namun tidak ditngkap. Kendati begitu, polisi terus memantau kegiatan mereka selama melakukan aktivitas keagamaan di Flores Timur.

Ia mengatakan empat orang itu ditangkap karena membuang permen dari atas sepeda motor pada Minggu (15/3). Permen tersebut dibuang di sepanjang jalan antara Desa Horowura menuju Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah. Permen yang berserakan di jalan dipunggut oleh anak-anak dan dimakan.

Informasi mengenai kedatangan warga asing itu langsung menyebar. Warga kemudian menangkap mereka ketika begitu tiba di Lite. “Mereka dicurigai anggota ISIS karena berjengot dan mengenakan jubah putih,” ujarnya. Polisi telah mengambil sidik jari dan foto. Ia mengatakan kedatangan warga asing tersebut dikoordinir seorang purnawirawan TNI bernama Lukman. (gama)

Baca Juga :  Status Mantan Wali Kota Kupang Ditentukan Hari Ini

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *