Polisi akan Tangkap Warga yang Ambil Paksa Jenasah Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif/lintasntt.com

Kupang – Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif minta warga tidak nekat mengambil paksa jenasah pasien positif covid-19 untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Jika masih ada warga yang mengambil paksa jenasah pasien covid-19 akan diproses hukum. Mereka akan diproses dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

“Saya perintahkan kapolres dan jajaran polda untuk tangkap dan proses,” katanya kepada wartawan di Polda NTT, Kamis (22/7).

Polisi memahami emosional warga yang berduka, namun masih ada hal yang lebih penting yaitu menjaga keselamatan rakyat.

Apalagi saat ini varian delta covid-19 sudah masuk di Kupang. “Koordinasikan dengan baik bagaimana ibadahnya, karena jenasah yang sudah dinyatakan positif covid-19 harus ikuti aturan prokes yang berlaku,” jelasnya.

Baca Juga :  Lantamal VII-Polair Polda Bersihkan Sampah di Namosain

Untuk kasus pengambilan paksa jenasah yang terjadi pada Sabtu akhir pekan lalu, petugas sudah memeriksa sampel swab sejumlah orang. Hasilnya, suami dan anak jenasah tersebut terkonfirmasi positif covid-19. (mi/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment