PNS Miliarder di Politeknik Negeri Kupang Divonis 6 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi

Kupang—Lintasntt.com: Masih ingat Abdullah Munaf Rosna alias Buyung?.  pegawai negeri sipil (PNS) di Politeknik Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur yang memiliki kekayaan miliar rupiah dari hasil korupsi itu divonis enam tahun penjara.

Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim Parlas Nababan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (21/1). Kekayan PNS ini antara lain uang tunai miliaran rupiah, puluhan kendaraan roda empat, sejumlah rumah dan tempat kos-kosan.

Menurut Nababan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus pencucian uang dan mafia proyek di Politeknik Negeri Kupang. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa pada sidang 9 Januari lalu selama delapan tahun penjara.

Baca Juga :  Ambrosia, Wanita asal Kupang yang Turut Diamankan Bersama Marianus Sae

Ia juga harus membayar denda sebesar Rp200 juta. Jika terdakwa tidak membayar denda tersebut, akan diganti pidana penjara selama enam bulan.

Hukuman terhadap terdakwa diatur dalam pasal 12 huruf i Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan pasal 3, pasal 4, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang.

Modus korupsi yang dilakukan Buyung ialah mengerjakan sejumlah proyek menggunakan perusahaan milik pihak lain termasuk mantan Direktur Politeknik Negeri Kupang Bekak Kolimon yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini. Korupsi ini dilakukan selama beberapa tahun ketika ia menjabat Kepala Unit Pengadaan Barang dan Jasa pada Politeknik Negeri Kupang. (Dem/sumber: media indonesia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *