PLN Tambah Kapasitas Pembangkit 5,5 MW di PLTD Mautapaga, Sistem Kelistrikan Flores Semakin Andal

  • Whatsapp
Sosialisasi rencana pengoperasian kembali secara kontinu PLTD Mautapaga Ende kepada masyarakat/Foto: PLN

Ende – Komitmen PT PLN (Persero) untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat di Pulau Flores semakin nyata. Melalui Unit Induk Wilayah NTT, PLN menambah kapasitas pembangkit sebesar 5,5 MW (Megawatt) di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Mautapaga, Ende. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Flores, seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan energi.

Untuk memastikan kelancaran proses dan mendapat dukungan penuh, PLN Unit Layanan Pusat Listrik (ULPL) Ende mengadakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar PLTD Mautapaga pada Kamis, (13/11/2025).

Manager PLN ULPL Ende, Satriyo Nugroho, menjelaskan bahwa penambahan daya ini merupakan langkah proaktif. Meskipun saat ini sistem Flores telah ditopang oleh pembangkit-pembangkit besar seperti PLTU Ropa, PLTP Sokoria, PLTMH Ndungga di Ende, PLTP Ulumbu di Manggarai, PLTMG Rangko di Labuan Bajo, dan PLTMG Maumere di Sikka yang membuat mesin PLTD Mautapaga selama ini non-aktif tambahan kapasitas tetap krusial.

“Pertumbuhan kebutuhan listrik di Flores terus meningkat, dan tambahan daya ini sangat penting untuk mengantisipasi kenaikan beban serta menjaga kestabilan pasokan. Dengan tambahan 5,5 MW ini, kami berharap layanan kelistrikan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Ende dan sistem Flores pada umumnya, semakin optimal dan andal,” jelas Satriyo.

Ia menambahkan bahwa mesin pembangkit tambahan ini merupakan mesin sewa yang saat ini sedang dalam proses pemasangan dan direncanakan akan mulai beroperasi pada akhir November 2025.

Upaya PLN ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Venantius Angi, Lurah Mautapaga, menyatakan dukungannya dan mengajak warganya untuk turut serta menyukseskan proses pekerjaan.

“Kami sangat mendukung langkah PLN ini karena sangat bermanfaat bagi warga. Kami berharap pekerjaan penambahan kapasitas ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi pelayanan listrik di wilayah kita, mengurangi risiko pemadaman, dan menjamin pasokan yang stabil,” ungkap Venantius Angi.

Apresiasi juga datang dari Muhamad Ruslan, Ketua RT setempat, yang menggarisbawahi pentingnya keterbukaan informasi. “Kami mengapresiasi sosialisasi ini karena masyarakat bisa mendapatkan informasi secara langsung. Semoga dengan tambahan daya ini, kualitas listrik di lingkungan kami semakin baik,” ujarnya.

Senada dengan harapan tersebut, Waldy, salah satu warga Mautapaga, menaruh harapan besar pada proyek ini. “Penjelasan hari ini membuat kami lebih memahami prosesnya. Semoga hasilnya dapat mengurangi pemadaman listrik di wilayah kami,” katanya.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan kembali komitmen penuh PLN. Peningkatan kapasitas pembangkit adalah bagian inti dari strategi untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Flores.

“PLN berkomitmen penuh untuk memastikan kelistrikan di pulau Flores semakin andal dan layanan PLN pun semakin baik. Penambahan 5,5 MW di PLTD Mautapaga ini adalah langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang terus bertumbuh. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di pulau Flores mendapatkan layanan listrik yang semakin baik, stabil, dan berkualitas,” tegas Eko.

PLN memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan akan dilakukan sesuai standar keselamatan kerja, memperhatikan secara cermat dampak lingkungan, serta terus melibatkan masyarakat dalam setiap perkembangan proses instalasi. (*/gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *