PLN NTT Gencarkan Electrifying Lifestyle Melalui Lomba Masak B2SA

  • Whatsapp
Foto: PT PLN

Waingapu – Electrifying Lifestyle yang gencar dikenalkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur terus dikenalkan hingga berbagai lapisan masyarakat, kini sambangi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumba Timur.

Gaya hidup baru menggunakan peralatan elektronik yang bebas emisi dan ramah lingkungan atau yang lebih dikenal dengan Electrifying Lifestyle kian menjadi primadona gaya hidup serba simple dan modern.

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba terus menggencarkan gaya hidup baru menggunakan peralatan elektronik yang bebas emisi dan ramah lingkungan atau yang dikenal dengan Electrifying Lifestyle.

Untuk menarik perhatian masyarakat PLN UP3 Sumba bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumba Timur Mengadakan Lomba Masak Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

 ‘Electrifying Lifestyle’ sendiri bukanlah hal baru dalam kehidupan keseharian masyarakat, dalam kegiatan sehari-hari kita sudah melaksankannya seperti Menanak nasi menggunakan Rice Cooker, Menonton Televisi hingga urusan mencuci menggunakan mesin cuci. Hal barunya adalah kami ingin mengenalkan terobosan baru seperti Kompor Induksi dan Kendaraan Listrik,” tutur Blasius Gani selaku Manager UP3 Sumba dalam sambutannya.

Baca Juga :  PSBB di Kota Kupang Mulai 11 Januari, Pasar Tradisional Buka Hanya 6 Jam

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2021 ini berfokus pada pengenalan kompor induksi bagi seluruh peserta dan juga pengunjung. Pada event ini selain menyaksikan lomba, seluruh peserta dan pengunjung diberikan kesempatan langsung untuk mencoba menggunakan kendaraan listrik berupa Motor Listrik. Tujuannya tidak lain untuk mendorong dan mengenalkan masyarakat terhadap gaya hidup baru yang lebih dikenal dengan “Electrifying Lifestyle” ini.

“Selama ini baru tahu kalau kompor ini namanya Kompor Induksi, biasanya hanya melihat di drama-drama korea dan pastinya senang bisa langsung mencoba kompor ini. Setelah tahu kegunaan dan cara pengoperasiannya saya semakin matang beralih ke kompor induksi, tadi sudah tanya-tanya juga pengunaan daya listrik serta dimana bisa membeli kompor induksinya.” Tutur Agrilen Marambandima warga Kelurahan Hambala RT 14 selaku pengunjung event.

Baca Juga :  1,1 Juta Warga NTT Terdampak Kekeringan

Lomba ini yang turut diikuti lebih dari 14 Kelompok meliputi Perwakilan dari setiap Kecamatan, Organisasi Perempuan, dan Komunitas di kabupaten Sumba Timur. Eva Heriyati selaku perwakilan TP PKK Kabupaten Sumba Timur menyampaikan “Senang sekali dengan kerjasama ini, jika dilihat antusiasme masyarakat yang hadir. Lomba Masak B2SA merupakan salah satu strategi dari TP PKK Sumba Timur dalam memperkenalkan menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup. Serta mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dalam menentukan menu B2SA berbasis sumber daya Pangan lokal.

Pada event kali ini pula diisi dengan pengenalan Motor Listrik, Pembagian doorprize berupa kompor listrik, oven listrik, smart TV, dan setrika listrik. (*/pln)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *