PLN NTT Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

  • Whatsapp
PLN Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadan/oto: PT PLN UIW NTT

Kupang–PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) berbagi kebahagiaan ramadan bersama warga terdampak pandemi korona (covid-19).

Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN membagikan 807 paket sembako dan 1.000 masker di bulan suci ramadan.

Read More

Sebanyak 503 paket sembako di antaranya dibagikan oleh General Manager PT PLN IUW NTT Ignatius Rendroyoko di Masjid Nurul Mubien, Kelurahan Namosain, Kota Kupang pada 29 April lalu.

Satu paket sembako terdiri dari beras 10 kilogram, dua liter minyak goreng, dan gula satu kilogram, sedangkan bantuan lainnya disalurkan di sejumlah kabupaten.

Baca Juga :  Biara FMM di Nagekeo Terbakar, Satu Suster Tewas Terjebak Kobaran Api

Menurut Iganatius, ramadan tahun ini berbeda akibat pandemi korona, yang berimbas pada penurunan pendapatan beberapa kelompok masyarakat. “Karena itu, PLN berupaya untuk membantu meringankan beban masyarakat, sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan dapat menjalankan ibadah di bulan suci ramadan ini,” katanya.

Namun, dia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi pandemi. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan tetap jaga imunitas tubuh, rajin mencuci tangan, selalu gunakan masker bila beraktivitas di luar dan disiplin social distancing,” ujarnya.

Ignatius berharap pandemi orona ini segera berakhir sehingga masyarakat kembali beraktivitas normal sebagaimana sebelumnya dan menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

Selain bantuan Sembako, PLN juga akan berkontribusi mencegah penularan covid 19 melalui pembagian masker kepada masyarakat yang beraktivitas di keramaian seperti pasar dan tukang ojek.

Baca Juga :  PLN NTT Rapid Test Mandiri untuk 54 Pegawai

Sejumlah penerima bantuan seperti Samina Syukur yang berprofesi sebagai pedagang, mengaku dagangannya tidak laku. “Tidak ada pembeli sejak adanya virus korona, kalaupun ada, pembeli sedikit saja. Tapi Alhamdulillah PLN datang dengan membawa bantuan,” ujarnya.

Penerima bantuan lainnya, Andika yang berprofesi sebagai montir mengatakan pendapatannya anjlok sejak pandemi korona. “Saya berharap wabah covid-19 segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat normal,” kata Andika. (*/pln)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *