PLN Gandeng Keloris Lakukan Ekspedisi Pulau Timor

  • Whatsapp
Foto: PLN NTT

 PT PLN bersama Dapur Kelor melakukan Pelatihan dan Pendampingan Kelompok Tani & UMKM di 12 Desa di 5 Kabupaten di Pulau Timor  

Kupang – PT PLN Unit Induk wilayah NTT melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkomitmen untuk membudidayakan kelor. Salah satu kegaitan yang dilakukan ialah melakukan pelatihan dan pendampingan Ekspedisi Mutiara Hijau bersama Dapur Kelor dan Keloris Senior NTT.

Read More

Kegiatan Expedisi Mutiara Hijau ini bertujuan untuk memetakan potensi Tanaman Kelor yang ada di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur yang dimulai dari tanggal 27 September 2021 hingga 4 Oktober 2021.

Selain untuk mengetahui potensi Kelor yang ada, Tim Expedisi Mutiara Hijau ini juga melakukan sosialisasi serta pendampingan bagaimana mengolah Tanaman Kelor dengan baik dan benar sehingga dapat terjaga nutrisinya untuk menjadi Asupan Nutrisi Harian masyarakat Nusa Tenggara Timur.

General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap Kelor sebagai tanaman khas Nusa Tenggara Timur, Program ini juga merupakan tindak lanjut dari Program Kelor, Mutiara Hijau dari NTT yang sudah terlaksana di tahun 2020. Kami harapkan dengan adanya kegiatan Expedisi ini dapat meningkatkan kompetensi Petani Kelor yang ada di Pulau timor.

Baca Juga :  PLN Beri Pelatihan Pengolahan Hasil Laut Menjadi Frozen Food di Sumba

Founder Dapur Kelor Kiki Krisnadi menjelaskan Hasil dari Expedisi Mutiara Hijau ini diharapkan dapat menyajikan data berdasarkan By Name By Address and By Capacity secara benar dan faktual, bukan data formalitas saja. Para Keloris Senior ini mendampingi Dapur Kelor dan PLN Peduli untuk membantu percepatan Program Unggulan Pemerintah ini dapat segera terwujud tutur Kiki.

Program yang dibawa untuk melakukan expedisi ini adalah, Moringa as Food ( Kelor sebagai Makanan ), Kelor sebagai Pupuk Organik, Penerapan Standar Budidaya Penanaman Kelor serta Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk di desa, Program ini dijalankan untuk mendukung penuh NTT sebagai Provinsi Kelor.

Sementara itu, Para Keloris Senior Dedi mengapresiasi PLN Peduli yang memperhatikan dan mendukung penuh terhadap pengembangan Kelor di Nusa Tenggara Timur melalui program Mutiara Hijau, “Meskipun kami selama ini bekerja dengan senyap, tetapi kami akan tetap konsisten dan mendukung penuh program pengembangan Kelor di NTT. Dengan adanya dukungan PLN Peduli juga, kami akan menyelesaikan apa yang telah kami mulai 3 tahun yang lalu untuk mempercepat terwujudnya NTT sebagai Provinsi Kelor,” ujar Dedi salah satu Keloris NTT

Kegiatan Expedisi Mutiara Hijau ini akan mengunjungi Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, TTU, Malaka dan Kota Kupang.

Baca Juga :  Gelar Pesta 11.11, Transaksi Dana Melonjak

Untuk lokasi yang di kunjungi antara lain Desa Noelbaki di Kabupaten Kupang, yang melibatkan masyarakat sekitar dan Mahasiswa yang sedang KKN di desa tersebut. Kemudian lokasi yang kedua adalah di Desa Oni, UPT Translok dan Desa Tuapakas Kabupaten Timor Tengah Selatan, Desa Haliklaran Kabupaten Malaka, Desa Inbate Kabupaten Timor Tengah Utara, Kecamatan Alak Kota Kupang.

Acara ekspedisi semakin seru karena menggandeng Kaboax (Grup komedi asal NTT) untuk memberikan kesan yang berbeda dan menghibur masyarakat serta dapat menyampaikan pesan dengan cara berbeda.

Kaboax sangat mendukung kegiatan Expedisi ini “Kaboax berterima kasih atas kesempatan ini, paling penting saat ini Kaboax, PLN Peduli dan Dapur Kelor memiliki satu visi yang sama, yaitu memperkenalkan potensi NTT khususnya Kelor, kami akan membantu dalam publikasi untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang manfaat Kelor itu sendiri, kegiatan ini juga seru karena kami bisa berkumpul untuk membicarakan seputar Kelor NTT” tutur Christro “ence”.

Sebelumnya, Program Kelor, Mutiara Hijau dari NTT yang diinisiasi PLN UIW NTT mendapatkan penghargaan Platinum dalam ajang Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2021 yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) pada tanggal 17 September 2021 di Hotel JS Luwansa, Jakarta. (pln)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *