PLN Gagas Desa Kompor Induksi, Sosialisasikan Electrifying Lifestyle di Maumere

  • Whatsapp

Kupang – PLN UP3 FBT (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) melalui PLN Peduli menggagas program bertajuk Kampung Kompor Induksi yang tersebar di 3 (tiga) lokasi di Desa Koja Doi, Kampung Beru Kabupaten Sikka dan di Lewoleba Kabupaten Lembata pada 18 November 2021, PLN Peduli menyerahkan 115 unit kompor induksi kepada warga kampung disana.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIW NTT, Ni Made Sumaryani menyampaikan kedepannya kehidupan kita akan lebih banyak menggunakan listrik, bahkan sekarang menggorengpun sudah menggunakan air fryer. dan pada kesempatan kali ini kami memperkenalkan kompor induksi yang jauh kebih praktis, aman dan mudah dalam penggunaanya dibersihkan dibandingkan kompor lain. Kita harapkan pembagian kompor ini merupakan tahap awal perkenalan bapak dan ibu dengan kompor induksi, sehingga dapat bermanfaat dalam meningkatkan kegiatan usaha Bapak Ibu kedepannya.

Baca Juga :  Wali Kota Ajak Paguyuban Lamahala Dukung Pembangunan Kupang Kota Kupang

Read More

Manajer PLN UP3 Flores Bagian Timur, Saut Pandjaitan, mengatakan melalui TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) ini PLN ingin membuat pilot project desa kompor induksi guna mensosialisasikan program electrifying lifestyle khususnya di Kab Sikka dan Kab Lembata.

“Kami memberikan kompor induksi supaya masyarakat semakin familiar dan bisa membuktikan keunggulan dan manfaat dari Penggunaan kompor induksi, Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat mengajak kerabat, sanak saudaranya untuk beralih ke kompor induksi sebagai gaya hidup baru,” ujar Saut.

Dalam penyerahan bantuan TJSL tersebut, warga desa juga didatangkan langsung untuk menyaksikan demo memasak menggunaan kompor induksi.

Baca Juga :  Positif Covid di Kota Kupang Hanya Bertambah 1 Orang

Disampaikan oleh Saut, dengan beralih ke kompor induksi masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat diantaranya memasak dengan lebih cepat, lebih praktis, lebih hemat dan lebih nyaman.

Sementara itu, Hanawi selaku Kepala Desa Koja Doi mengatakan bahwa ini merupakan program yang baik dari PLN untuk mengubah gaya hidup warga menjadi lebih baik melalui pengoptimalan penggunaan listrik yang mana saat ini masyarakat Desa Koja Doi sangat sulit mencari kayu api untuk memasak dikarenakan desa Koja Doi masuk dalam wilayah konservasi Alam yang dilindungi.

Senada dengan itu, Sugandi Lety salah satu warga di desa Koja Doi yang menerima bantuan TJSL kompor Induksi mengatakan, “Terima Kasih PLN yang sudah memberikan bantuan kompor induksi, kini memasak jadi lebih mudah dan nyaman,” ungkapnya. (*/pln)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *