PLN Berhasil Melistriki 2 Desa dan 1 Dusun di Kabupaten Manggarai

  • Whatsapp
PLN melistriki desa dan dusun di Kabupaten Manggarai/Foto: PLN

Manggarai- Di awal tahun 2023, Desa Ngalak dan Desa Lemarang termasuk dalam 9 Desa yang belum berlistrik di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Pada akhir 2022, pemerinta daerah dari Camat Reok Barat, Kepala Desa Ngalak dan Desa Lemarang bersama-sama dengan Tokoh Masyarakat datang ke kantor PLN Unit Pembangunan dan Pelaksana Kelistrikan (UP2K) Flores untuk menyampaikan permintaan agar listrik dapat masuk di Desa Nggalak dan Lemarang dan Dusun Maki – Kajong.

Sambutan dan antusias dari Masyarakat Desa Nggalak , Desa Lemarang, dan Dusun Maki – Kajong membuat PLN lebih semangat untuk segera menyelesaikan pembangunan jaringan listrik ke lokasi – lokasi tersebut. Dibalik itu semua, ada satu hal yang sangat penting yaitu bahwa pembangunan jaringan listrik ini dapat berjalan dengan baik dan terealisasi karena dukungan yang mengalir baik dari Masyarakat Desa Nggalak, Lemarang dan Dusun Maki-Kajong maupun dari Pemerintah Daerah mulai dari tingkat Kabupaten sampai Dusun.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, I Gede Agung Sindu Putra, menyampaikan komitmen PLN menghadirkan listrik bagi seluruh warga dari Desa sampai Dusun se-NTT secara bertahap terus diupayakan PT PLN (Persero) UIW NTT bersama Pemerintah Daerah.

“Kami dari PLN senantiasa berusaha dan berjuang agar satu demi satu secara bertahap seluruh Desa atau Dusun yang ada di seluruh NTT dapat terlistriki dengan baik. Dukungan Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pemerintah Daerah selalu kami rasakan, sehingga pekerjaan listrik desa dan listrik dusun selama ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Listrik bukan hanya sebuah sumber energi, tetapi juga kunci untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” ungkap Sindu.

Pada acara peresmian jaringan listrik Desa dan Dusun di Kecamatan Reok Barat, Tanggal 19 Februari 2024. Manager PLN UP2K Flores Bapak Albertus Koko mengucapkan rasa syukur, harapan dan terimakasihnya kepada seluruh Masyarakat, Tokoh Adat, Masyarakat, Agama, Pemerita Daerah dan mitra kerja PLN.

“Puji Syukur Kepada Tuhan yang Maha Esa, karena anugerah, berkat, dan penyertaan-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul dalam acara ini. Kami sampaikan bahwa kami sudah melakukan survey dan sudah mengusulkan pembangunan jaringan ini di Tahun 2023. Kami menyampaikan agar disupport terkait perijinan penanaman tiang dan pengamanan pohon dan saya melihat Bapak Camat, Bapak Kepala Desa dan tokoh masyarakat sangat antusias dengan rencana pembangunan jaringan listrik di Nggalak dan Lemarang ini. Karena itu saya mewakili PLN UIW NTT, PLN UP2K Flores, PLN ULP Ruteng dan Mitra Kerja PT Anugerah Perkasa Sahabat ,mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati, Bapak Camat Reok Barat, Bapak Kepala Desa Lemarang, Masyarakat Desa Lemarang dan Masyarakat Desa Kajong. Semoga dengan hadirnya listrik ini dapat meningkatkan aktifitas perekonomian dan dapat menambah produktivitas masyarakat Desa Nggalak, Desa Lemarang, dan Dusun Maki-Kajong,” ujar Albertus.

Herybertus Nabit selaku Bupati Manggarai pada kesempatan yang sama menyampaikan kebahagiaannya karena Desa-Desa atau Dusun-Dusun di Kabupaten Manggarai, satu persatu sudah dialiri listrik.

“Dengan ini saya menyatakan kebahagiaan dan kebanggaan atas peresmian listrik di Desa Nggalak, Lemarang dan Dusun Maki Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai. Acara peresmian ini menandai langkah besar dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Listrik adalah kebutuhan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Herybertus.

Dengan tersedianya listrik di Desa Nggalak, Desa Lemarang dan Dusun Maki Desa Kajong, masyarakat sekarang dapat menikmati akses kepada berbagai fasilitas dan layanan yang lebih baik, seperti penerangan, penggunaan peralatan elektronik, dan pengembangan usaha mikro. Peresmian ini juga mencerminkan komitmen PLN untuk membawa perubahan positif ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah pedalaman seperti Desa Nggalak, Desa Lemarang dan Dusun Maki Desa Kajong.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, PLN, serta seluruh masyarakat Desa Nggalak, Desa Lemarang, dan Dusun Maki Desa Kajong, yang telah bersama-sama berpartisipasi dalam mewujudkan impian ini. Semoga listrik di Desa Nggalak, Lemarang dan Dusun Maki Desa Kajong, menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih cerah untuk generasi mendatang,” tutup Herybertus.

Kondisi geografis perbukitan dan gunung-gunung menjadi tantang tersendiri yang tidak mudah bagi PLN untuk membangun jaringan listrik menuju desa tersebut. Namun semuanya dapat terlewati berkat dukungan dari semua pihak. Untuk menjangkau listrik ke 2 Desa 1 Dusun ini, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 16.14 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 22.78 kms, 5 unit gardu distribusi dengan kapasitas 250 kVA. (*/pln)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.