Peserta Sail Tomini Tiba di Kupang

  • Whatsapp

 Kupang–Lintasntt.com: Sebanyak 35 dari 43 perahu yang mengangkut peserta Sail Tomini, Sulawesi Tengah tiba secara tidak bersamaan di Kupang, Nusa Tenggara Timur sejak 29 Juli lalu.

Setiap kapal mengangkut antara 2-4 orang bertolak dari Darwin, Australia sejak 25 Juli 2015. Di Kupang, peserta di antar berkeliling ke berbagai obyek wisata di daerah itu sebelum melanjutkan pelayaran.

Di antaranya berkunjung ke Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kupang, dan Timor Tengah Utara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur Marius Jelamu mengatakan peserta sail akan menyinggahi sejumlah destinasi wisata di hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur selama satu bulan sebelum melanjutkan pelayaran ke Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Ribuan Orang sudah Dievakuasi dari Kaki Gunung Egon

Dia mengatakan, Kupang menjadi pintu masuk peserta Sail Indonesia sejak sail pertama pada 2003. Pintu masuk lainnya melalui Saumlaki, Maluku.

“Dari 36 kapal yang bertolak dari Darwin sejk 25 Juli, satu kapal langsung berlayar ke Tual, 35 kapal lainnya berlayar ke Kupang,” kata Dia. Sail Indonesia merupakan bagian dari komitmen pemerintah mengembangkan sektor pariwisata.

Di Kupang, peserta sail disambut oleh pemerintah daerah. “Kedatangan peserta sail ini kesempatan baik bagi daerah untuk memperkenalkan semua aset wisata yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Sail Indonesia bertujuan memperkenalkan destinasi wisata bahari dan potensi pariwisata di daerah-daerah yang dikunjungi. Selain itu untuk membangun satu lintasan layar layar internasional menuju arah barat.

Baca Juga :  OJK Tidak Kerja Sendiri

Wisata bahari terbesar di Asia ini digelar setiap tahun sejak 2003. Ketika itu hanya terpusat di Nusa Tenggara Timur. Kemudian pada 2009, penyelenggaran sail di Nusa Tenggara Timur dialihkan ke Sail Bunaken. Akan tetapi mulai 2010, peserta sail kembali menjadikan Kupang sebagai pintu masuk sebelum berlayar ke Sulawesi Tengah. Adapun Sail Tomini akan digelar pada 19 September 2015 dipusatkan di Parigi Mountong.  (sumber: mediaindonesia/palce amalo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *