Pesawat Tanpa Awak Jatuh di Sumba Barat Daya

  • Whatsapp
Ilustrasi Drone
Ilustrasi Drone

Kupang—Lintasntt.com: Sebuah pesawat tanpa awak (drone) dilaporkan jatuh di kawasan hutan Tiluwata, Desa Bondologil, Kecamatan Loura yang berjarak puluhan kilometer dari ibu kota kabupaten.

Sekretaris Daerah Sumba Barat Daya Umbu Zaza mengatakan pihaknya belum mengetahui siapa yang menerbangkan pesawat tanpa awak tersebut. “Kami belum tahu drone itu diterbangkan dari wilayah mana,” ujarnya ketika dihubungi lewat telepon, Jumat (6/3).

Drone ditemukan oleh Bani Niga, 39, dan Agustinus Ngongo Bili, 36 asal Desa Totok pada pertengahan Februari lalu ketika sedang berburu hewan liar. Pesawat tanpa awak itu berwarna putih dan memiliki empat baling-baling. Belum ada laporan drone membawa kamera digital maupun chip memori. Pasalnya sampai saat ini aparat keamanan belum memeriksa temuan tersebut.

Baca Juga :  Menteri Desa dan PDTT Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Awalnya warga menduga benda yang ditemukan itu bom karena lampu drone masih menyala. Karena takut meledak, warga kemudian membuangnya ke semak. Namun mereka kemudian memungutnya kembali dan membawa pulang ke rumah.

Kepala Penerangan Korem 161 Wirasakti Kupang Mayor Arwan mengatakan TNI belum menerima temuan drone tersebut. Namun segera mengirim petugas untuk mengecek drone. “Kami segera koordinasi dengan aparat TNI di Sumba Barat Daya untuk mengecek temuan ini,” ujarnya. (sumber: mediaindonesia/palce amalo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *