Perkenalkan Serena, Gadis Milenial dari Kupang yang Terjun ke Politik

  • Whatsapp
Serena C Francis/dok

Kupang – Namaya Serena Cosgrova Francis. Di usianya yang masih muda, dia memutuskan terjun ke dunia politik. Bagi Rena, dunia politik adalah ruang yang terbuka, siapa saja boleh bergabung ke sana dan itu hal yang sah-sah saja, termasuk generasi milenial.

“Politik itu bukan tabu, generasi milenial mesti mempunyai mimpi walau tak semua mimpi itu dapat membangkitkan semangat yang tinggi. Salah satu mimpi yang bisa kita wujudkan adalah terlibat dalam dunia politik. Berani terjun dalam kancah politik, sejatinya bukan sekadar merajut mimpi,” kata Rena, begitu akrab disapa dalam sebuah wawancara di Kupang belum lama ini.

Read More

Muda, pintar dan kritis, begitulah sosok Rena. Lulusan Hubungan Internasional, Universitas Indonesia (UI) memilili segudang prestasi, mengasah kemampuan dan menambah bobot melalui beberapa kursus di luar negeri

Seperti English Summer Course by E.F. Cambridge, United Kingdom, 2018, AIM Project Indonesian Strudent Exchange KEIO University Tokyo-Japan pada 2019, dan Enterpreneurship in Emerging Economies by HarvardX Program from Harvard University, 2021. Kemampuan bahasa Inggrisnya juga sangat baik, ia juga berbicara mandarin .

Terjun ke dunia politik, bukan hanya memenuhi kuota keterwakilan generasi milenial, melainkan berpolitik merupakan pilihan bagi minenial yang mencintai perubahan.

Sebab perubahan tak serta merta hadir hanya berkat doa di tengah malam gulita. Berpolitiklah, karena politik diciptakan sekaligus dimanifestasikan demi perubahan untuk melayani kepentingan banyak orang. Bergabunglah dalam politik agar bisa menentukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Rena juga bukan orang baru di program pemberdayaan masyarakat. Sudah banyak yang ia lakukan bagi masyarakat perdesaan di Nusa Tenggara Timur yang belum diketahui masyarakat secara luas.

“Karerena passion saya pada bidang politik, mendorong saya bersama teman-teman Universitas Indoenesia membentuk lembaga Timor belajar untuk mendampingi anak-anak sekolah belajar terutama di desa-desa pinggiran NTT,” ujarnya.

Ia mendirikan Aksi Flobamora pada September 2020. Melalui wadah ini, ia dan teman-temannya menangani penggalangan dana, menyediakan buku dan memberikan policy brief kepada pemerintah daerah sehingga dapat membantu pendidikan anak-anak NTT.

Melalui komunitas ini, Rena dan teman-temannya berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat NTT terkait pelestarian lingkungan. “Saat juga sebagai relawan dan aktif dalam penyaluran program CSR BUMN dan program dari beberapa yayasan baik nasional maupun internasional. Saya memimpin proyek CSR perusahaan sebagai marketing & CSR Internship PT. Insight Investment Management di Desa Rindi, Sumba, terhadap akses air bersih bagi warga setempat. Saya bergabung bersama perusahaan ini sejak Desember 2021-Maret 2022,” jelasnya.

Sebelumnya pada 2015 saat masih duduk SMA Negeri 3 Kupang, terpilih sebagai Ketua Delegasi Paskribraka RI ke-72. “Option pada dunia pertanian mendorong saya masuk dalam organisasi Pemuda Tani Indonesia sebagai Wakil Ketua Umum bidang hubungan kerja sama antar lembaga pusat Pemuda Tani Indonesia. Melalui wadah ini saya mendorong rekan-rekan milenial di NTT untuk menjadi petani milenial dan tidak perlu malu menjadi petani di kampung halaman sendiri,” kata Rena.

Bergabung dengan Gerindra

Saat ini, Rena yang akan melanjutkan pendidikan di luar negeri dalam ini, telah bergabung bersama Partai Gerindra. Ia optimistis menapaki jalan politik bersama partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.

Alasan Rena memilih Gerindra ternyata karena dia dibesarkan dari keluarga Gerindra. Ayahnya, Fary Francis adalah anggota DPR RI 2 periode dari Partai Gerindra. Karena itu sejak sekolah dasar, dia sudah mengenal partai Gerindra dan sudah jatuh cinta pada Gerindra. Dia juga sangat mengidolakan sosok Prabowo Subianto yang sangat menghargai keberagaman dan khususnya mencintai orang-orang di tanah Timor, NTT.

Figur Bapak Prabowo yang tegas dan merakyat itulah yang sesuai dengan harapan Rena. Di sisi yang lain, Partai Gerindra adalah partai yang sangat merangkul kaum milenial untuk bergabung dalam politik. Gerindra memberikan ruang seluas-luasnya bagi kaum milenial untuk mewujudkan mimpi-mimpi politik mereka. Ini yang diinginkan Rena.

“Bagi saya, proses pengkaderan dan regenerasi dalam tubuh Gerindra berjalan baik dan selalu membuka ruang untuk keterlibatan orang-orang muda, kaum milenial,” tutupnya. (*/gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.