Perahu Gratia Patah As Propeler di Perairan Pulau Batek

  • Whatsapp
Ilustrasi

Kupang–Sebanyak delapan penumpang perahu motor Gratia terombang-ambing selama lima jam di perairan Pulau Batek sebelum diselamatkan SAR Kupang.

As propeler perahu tersebut patah dalam pelayaran dari Pasir Panjang Kupang tujuan Pulau Batek, 16 September lalu. Musibah terjadi pada koordinat 09°17’58,05″S-123°58’13.10″E, perairan antara Pulau Batek dan Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang.

Read More


Seluruh penumpang termasuk nakhoda berhasil diselamatkan personel Kantor SAR Kupang menggunakan kapal SAR, KN Antareja 233.

Kami menerima laporan pad pukul 10.16 Wita. Pukul 10.25 Wita diberangkatkan tim rescue Kantor SAR bersama personel dari Lantamal VII Kupang,” kata Kepala Kantor SAR Kupang I Gede Ardana.  SAR juga mengirim Rescue Car dengan tujuh personil.

Baca Juga :  Perjamuan Kudus Penutupan Sidang Sinode di Gereja Syalom Mokdale

Menurut Ardana, seluruh penumpang perahu berhasil diselamatkan, yakni Ruland Dapong Tunong (48), Abdul Madjid(34), Jhon Ena (24), Migelson Mohina (26) , James Hinaweni (24), Gerson DapongTunong (49), Itho Dapong Tunong (23), dan Bernadus Adu (24).

Seluruh penumpang kapal dievakuasi ke Pelabuhan Navigasi, Tenau Kupang pada pukul 15.30 Wita. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *